Kamis, April 16, 2026

Prabowo Didorong Jadwalkan Pertemuan dengan La Nyalla Dkk, Untuk Apa?

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden terpilih Prabowo Subianto didorong untuk menjadwalkan pertemuan silaturahmi dengan politisi La Nyalla Mahmud Mattalitti dan kawan-kawannya sebagai pimpinan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI).

Pertemuan silaturahmi itu, diungkapkan Ketua Umum Himpunan Masyarakat Indonesia (Hasrat) Sugiyanto Emik, untuk mengimbangi manuver paket calon pimpinan DPD-RI lainnya yakni gerbong Sultan B Najamuddin dkk.

“Dengan silaturahmi ini diharapkan bisa menghapus persepsi bahwa Presiden terpilih mendukung paket pimpinan Sultan B Najamuddin dan kawan-kawan,” kata Sugiyanto dalam keterangannya, Kamis (26/9/2024).

Adapun paket pimpinan DPD di gerbong La Nyalla di antaranya, Nono Sampono, Elviana, dan Andi Muhammad Ihsan.

Baca Juga :  Momen Prabowo Umbar Makan Bergizi Gratis di World Governments Summit 2025

Sedangkan paket pimpinan yang dikomandoi Sultan B Najamuddin di antaranya, Gusti Kangen Ratu Hemas, Yorrys Raweyai, dan Tamsil Linrung.

“Jika La Nyalla dan kawan-kawan ingin bersilaturahmi, Prabowo juga harus memberikan kesempatan yang sama seperti saat menerima Sultan B Najamuddin dkk,” lanjutnya.

Sugiyanto khawatir akan muncul potensi opini publik yang dapat memberikan keuntungan bagi paket pimpinan Sultan pasca pertemuan dengan Prabowo.

Dia menyebut kondisi saat ini menunjukkan bahwa ada opini di masyarakat, terutama di kalangan DPD terpilih, yang beranggapan bahwa Prabowo mendukung paket pimpinan Sultan B Najamuddin.

Baca Juga :  Silaturahmi Ramadan di DPP PAN, Jokowi Hadir Bareng Parpol Koalisi

“Ini berpotensi mengurangi dukungan bagi La Nyalla dan kelompoknya, bahkan dapat mengancam peluang mereka dalam pemilihan paket pimpinan DPD RI pada 1 Oktober 2024 mendatang,” ulasnya.

Sebagaimana diketahui, pada Selasa malam 24 September 2024, Wakil Ketua DPD dan bakal calon Ketua DPD-RI, Sultan B Najamuddin bertemu dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Pertemuan ini bisa dianggap sebagai langkah strategis bagi Sultan yang didampingi oleh bakal calon wakilnya.

“Saya sebelumnya menulis artikel berjudul “Presiden terpilih Prabowo Subianto tak mungkin restui paket pimpinan DPD-RI.” Tulisan ini terpicu oleh pernyataan dari pengamat politik Ichsanuddin Noorsy mengenai pertemuan paket pimpinan DPD-RI dengan Prabowo Subianto,” bebernya.

Baca Juga :  Bertemu Anwar Ibrahim, Prabowo Singgung Pemimpin Malaysia Banyak Punya Keluarga di Indonesia

Meskipun spekulasi muncul mengenai kemungkinan dukungan dari Prabowo untuk paket pimpinan DPD-RI, Sugiyanto meyakini bahwa sangat tidak mungkin ada restu dari presiden terpilih untuk paket pimpinan manapun.

Alasannya karena Prabowo Subianto dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi demokrasi, dan memberikan restu kepada salah satu paket pimpinan DPD-RI akan merusak prinsip tersebut.

“Oleh karena itu, langkah paket pimpinan La Nyalla dan kawan-kawan untuk segera bersilaturahmi dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto menjadi sangat penting dan mendesak,” tandas Sugiyanto.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...