Sabtu, Oktober 3, 2026

Prabowo Didorong Jadwalkan Pertemuan dengan La Nyalla Dkk, Untuk Apa?

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden terpilih Prabowo Subianto didorong untuk menjadwalkan pertemuan silaturahmi dengan politisi La Nyalla Mahmud Mattalitti dan kawan-kawannya sebagai pimpinan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI).

Pertemuan silaturahmi itu, diungkapkan Ketua Umum Himpunan Masyarakat Indonesia (Hasrat) Sugiyanto Emik, untuk mengimbangi manuver paket calon pimpinan DPD-RI lainnya yakni gerbong Sultan B Najamuddin dkk.

“Dengan silaturahmi ini diharapkan bisa menghapus persepsi bahwa Presiden terpilih mendukung paket pimpinan Sultan B Najamuddin dan kawan-kawan,” kata Sugiyanto dalam keterangannya, Kamis (26/9/2024).

Adapun paket pimpinan DPD di gerbong La Nyalla di antaranya, Nono Sampono, Elviana, dan Andi Muhammad Ihsan.

Baca Juga :  Cak Imin Ngaku Baru Baca Surat Panggilan KPK, Mau Datang tapi Ada Acara di Banjarmasin

Sedangkan paket pimpinan yang dikomandoi Sultan B Najamuddin di antaranya, Gusti Kangen Ratu Hemas, Yorrys Raweyai, dan Tamsil Linrung.

“Jika La Nyalla dan kawan-kawan ingin bersilaturahmi, Prabowo juga harus memberikan kesempatan yang sama seperti saat menerima Sultan B Najamuddin dkk,” lanjutnya.

Sugiyanto khawatir akan muncul potensi opini publik yang dapat memberikan keuntungan bagi paket pimpinan Sultan pasca pertemuan dengan Prabowo.

Dia menyebut kondisi saat ini menunjukkan bahwa ada opini di masyarakat, terutama di kalangan DPD terpilih, yang beranggapan bahwa Prabowo mendukung paket pimpinan Sultan B Najamuddin.

Baca Juga :  Momen Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru 2025

“Ini berpotensi mengurangi dukungan bagi La Nyalla dan kelompoknya, bahkan dapat mengancam peluang mereka dalam pemilihan paket pimpinan DPD RI pada 1 Oktober 2024 mendatang,” ulasnya.

Sebagaimana diketahui, pada Selasa malam 24 September 2024, Wakil Ketua DPD dan bakal calon Ketua DPD-RI, Sultan B Najamuddin bertemu dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Pertemuan ini bisa dianggap sebagai langkah strategis bagi Sultan yang didampingi oleh bakal calon wakilnya.

“Saya sebelumnya menulis artikel berjudul “Presiden terpilih Prabowo Subianto tak mungkin restui paket pimpinan DPD-RI.” Tulisan ini terpicu oleh pernyataan dari pengamat politik Ichsanuddin Noorsy mengenai pertemuan paket pimpinan DPD-RI dengan Prabowo Subianto,” bebernya.

Baca Juga :  KPK OTT Pejabat Bea Cukai dan Pajak, Purbaya: Kemarin Sudah Saya Obrak-abrik

Meskipun spekulasi muncul mengenai kemungkinan dukungan dari Prabowo untuk paket pimpinan DPD-RI, Sugiyanto meyakini bahwa sangat tidak mungkin ada restu dari presiden terpilih untuk paket pimpinan manapun.

Alasannya karena Prabowo Subianto dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi demokrasi, dan memberikan restu kepada salah satu paket pimpinan DPD-RI akan merusak prinsip tersebut.

“Oleh karena itu, langkah paket pimpinan La Nyalla dan kawan-kawan untuk segera bersilaturahmi dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto menjadi sangat penting dan mendesak,” tandas Sugiyanto.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...