Sabtu, Juli 4, 2026

Breaking News Pernyataan Presiden Prabowo: Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto angkat bicara menyikapi dinamika sosial dan politik yang belakangan terjadi di sejumlah kota besar di Indonesia.

Dalam pernyataannya usai menggelar pertemuan tertutup dengan para ketua umum partai politik dan sejumlah menteri di Istana Negara pada Minggu (31/8), Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah menghormati kebebasan menyampaikan pendapat sebagai hak fundamental warga negara.

“Saya terus memantau perkembangan situasi yang terjadi di Jakarta dan beberapa kota lain di Indonesia. Negara menghormati dan terbuka terhadap kebebasan penyampaian pendapat dan aspirasi yang murni dari masyarakat,” ujar Prabowo dalam keterangannya kepada awak media.

Baca Juga :  One Way Arus Balik Dicabut, Lalu Lintas Trans Jawa Mulai Landai

Presiden juga menyinggung soal adanya tindakan aparat yang dinilai berlebihan dalam menangani unjuk rasa belakangan ini.

Ia menegaskan bahwa proses hukum terhadap aparat yang melakukan pelanggaran sedang berjalan dan dilakukan secara cepat serta transparan.

“Terhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, saat ini Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melakukan proses pemeriksaan. Ini dilakukan dengan cepat, transparan, dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik,” tegas Presiden.

Baca Juga :  Mentan Amran Mendadak Minta KPK Berkantor di Kementan, Maksudnya Apa?

Selain menyikapi tindakan aparat, Prabowo juga merespons aspirasi publik terhadap kinerja dan pernyataan sejumlah anggota DPR.

Ia menyampaikan, para ketua umum partai politik telah mengambil langkah-langkah tegas untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Saya menerima laporan dari para ketua umum partai politik bahwa mereka telah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR masing-masing, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025, terhadap anggota DPR yang mungkin telah menyampaikan pernyataan-pernyataan yang keliru,” ujarnya.

Baca Juga :  Jokowi Umumkan Indonesia Diterima jadi Anggota FATF, Untuk Apa?

Lebih lanjut, Presiden juga mengungkapkan para pimpinan DPR telah berkomitmen untuk mencabut beberapa kebijakan yang menuai kontroversi.

Termasuk di antaranya soal tunjangan anggota dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.

“Para pimpinan DPR menyampaikan akan dilakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, termasuk besaran tunjangan anggota DPR dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri,” tambahnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...