Selasa, Juli 21, 2026

Buntut Seret Presiden di Kasus Eks Jampidsus, Hotman Paris Kembali Unggah Konten Video Permintaan Maaf

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pengacara Hotman Paris Hutapea kembali mengunggah konten video berisi permintaan maaf setelah pernyataannya yang menyeret nama Presiden Prabowo Subianto saat membela mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menuai sorotan publik.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Hotman menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto.

Ia juga meminta maaf kepada Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri atas ucapannya saat konferensi pers di Kejaksaan Agung.

“Halo Bapak Presiden Republik Indonesia, halo Bapak Jaksa Agung, halo Bapak Kapolri, halo Bapak Kapolda Metro Jaya. Dengan ini Hotman menyatakan permohonan maaf kalau ada ucapan atau tindakan saya yang kurang berkenan pada waktu konferensi pers setelah selesai pemeriksaan tersangka mantan Jampidsus di Kejaksaan Agung pada tanggal 17 Juli 2026,” kata Hotman dalam video unggahannya, dikutip Selasa (22/7/2026).

Baca Juga :  Gegara Kursi Pengacara, Sidang Kasus Pencemaran Nama Baik Luhut Panjaitan Ricuh

Hotman mengklaim, seluruh pernyataannya saat mendampingi Febrie semata-mata dilakukan dalam kapasitas sebagai kuasa hukum.

Ia mengaku tidak memiliki kepentingan politik maupun motif lain di balik pernyataannya.

“Apapun yang saya ucapkan murni hanya dari aspek kepengacaraan, tidak ada motivasi atau keterlibatan politik apa pun. Murni hanya speech sebagai pengacara yang tugasnya adalah berusaha melindungi kliennya secara hukum,” ujarnya.

Sebelumnya, saat memberikan keterangan pers usai pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejaksaan Agung, Hotman menyebut perkara yang menjerat kliennya sebagai bentuk kriminalisasi.

Baca Juga :  Rocky Gerung Sentil Dedi Mulyadi, Ketimbang Anak Nakal Pilih Preman Masuk Barak Militer

Ia juga mengaitkan keberhasilan Febrie selama menjabat Jampidsus dengan Presiden Prabowo.

Menurutnya, Febrie merupakan sosok yang berhasil mengembalikan aset negara dalam jumlah besar sehingga menjadi kebanggaan Presiden.

“Jampidsus itu adalah yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo. Dia mendapatkan pengembalian kerugian negara Rp130 triliun, ditambah Satgas PKH Rp300 triliun. Total Rp430 triliun kembali ke negara. Bayangkan, orang yang jadi kebanggaan Presiden tiba-tiba dikriminalisasi tanpa pamit sama Presiden,” ucap Hotman saat itu.

Minta Maaf kepada Wartawan

Beberapa jam sebelum mengunggah video permintaan maaf terkait pernyataannya yang menyeret Presiden, Hotman lebih dulu meminta maaf atas ucapannya kepada seorang wartawan saat konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Panggil Menteri Erick Thohir ke Istana, Ada Apa?

Ucapan “lu punya otak enggak sih?” yang dilontarkannya saat itu viral di media sosial dan menuai kritik dari publik maupun kalangan jurnalis.

Dalam video yang diunggah pada Senin (20/7/2026), Hotman menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan serta seluruh organisasi wartawan di Indonesia.

“Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan PWI dan juga rekan-rekan wartawan lainnya, dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya dalam konferensi pers mantan Jampidsus yang menyatakan, ‘lu punya otak enggak sih?’,” kata Hotman.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pengacara Muda Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen, Polisi Ungkap Kronologi

Aliansi.co,Jakarta- Kabar meninggalnya pengacara muda Rocky Martin Napitupulu (28) menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Rocky ditemukan tewas usai diduga terjatuh dari...

Terungkap Kadar Emas 74 Kg yang Disita Polisi dari Rumah Eks Jampidsus, Valas Bagaimana?

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap hasil pemeriksaan terhadap barang bukti yang disita dalam kasus dugaan korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), hingga suap perkara...

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...