Sabtu, Oktober 3, 2026

Cegah Banjir, Pemkot Jaksel Targetkan Pengerukan 250 Saluran PHB dan Sungai

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menargetkan pengerukan sekitar 250 saluran penghubung (PHB) serta sejumlah sungai di wilayahnya sebagai upaya mencegah genangan dan banjir, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar mengatakan, saluran PHB memiliki peran vital dalam sistem drainase perkotaan.

Namun, kondisi di lapangan kerap menghadapi berbagai kendala, salah satunya keberadaan utilitas di bawah saluran air.

“Saluran PHB ini memegang peranan yang sangat penting dalam sistem drainase kita. Namun, tantangan utama di lapangan adalah banyaknya utilitas di bawah saluran tersebut, seperti kabel serat optik, pipa, dan infrastruktur lainnya yang sering kali menghambat aliran air,” ujar Anwar saat ditemui di Rawajati, Jakarta Selatan, Minggu (8/2/2026).

Baca Juga :  Parkir Liar di Depan ITC Cipulir Kembali Ditertibkan, 14 Motor Diangkut Petugas Sudinhub

Menurut Anwar, upaya pencegahan banjir tidak bisa dilakukan secara insidental, melainkan harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kegiatan pembersihan lingkungan dan saluran air secara rutin.

“Salah satu langkah paling krusial adalah konsistensi. Saya telah menginstruksikan jajaran untuk melaksanakan kerja bakti massal secara rutin setiap Selasa, Jumat, dan Minggu, serta kerja bakti skala besar satu bulan sekali,” kata Anwar.

Ia menambahkan, upaya mitigasi banjir tersebut telah dilakukan secara intensif sejak enam bulan terakhir.

Selain kerja bakti, Pemkot Jakarta Selatan juga melakukan berbagai langkah teknis lainnya.

“Langkah-langkah tersebut meliputi normalisasi sungai, pengerukan sedimen di Kali Krukut dan Kali Ciliwung, serta pembangunan dan normalisasi embung agar fungsinya lebih maksimal,” ujarnya.

Baca Juga :  SDA Jakarta Selatan Turunkan 50 Atlet, Bidik Juara Umum Kadis Cup 2026

Tak hanya itu, Pemkot Jakarta Selatan juga membangun sumur resapan dalam dengan kedalaman mencapai 30 meter.

Menurut Anwar, sumur resapan tersebut memiliki kapasitas serapan yang cukup besar.

“Sumur resapan ini mampu menyerap hingga 10.000 liter air dalam waktu sekitar 20 menit,” kata dia.

Anwar menyebutkan, pengadaan alat dan pendukung kegiatan mitigasi banjir tersebut turut dibantu melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Santo mengatakan, pengerukan difokuskan pada sungai-sungai yang berada di wilayah Jakarta Selatan.

“Target utama kami adalah sungai-sungai yang berada di Jakarta Selatan. Pengerukan kali, sungai, maupun saluran PHB sangat signifikan dalam mengurangi genangan maupun banjir,” ujar Santo.

Baca Juga :  Terekam CCTV, Polisi Dalami Aksi Begal Payudara Wanita Muda di Pesanggrahan

Terkait pengoperasian mesin pompa air, Santo mengungkapkan bahwa kendala utama yang sering dihadapi adalah sampah.

Oleh karena itu, pompa harus dilengkapi dengan saringan sampah agar dapat beroperasi sesuai standar.

“Tanpa saringan, usia pakai pompa tidak akan lama. Dengan adanya saringan sampah, insyaallah pompa dapat beroperasi sesuai dengan standarnya,” katanya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air di sekitar tempat tinggal.

“Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan saluran air. Jangan membuang sampah ke dalam saluran air; buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan,” ujar Santo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...