Sabtu, Juli 4, 2026

Demo Pati Jilid II Tuntut Bupati Sudewo Mundur, Mendagri Tito: Boleh-boleh Saja, Tapi…

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Aliansi Masyarakat Pati Bersatu dikabarkan bakal kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid II di depan Kantor Bupati dan DPRD Pati, pada Senin, 25 Agustus 2025.

Aksi tersebut digalang untuk mendesak Bupati Pati, Sudewo, agar segera mundur dari jabatannya.

Kabar mengenai rencana demonstrasi ini disampaikan langsung oleh Koordinator Aksi, Ahmad Husein, melalui siaran langsung di akun TikTok pribadinya, @cybeer94.

Baca Juga :  Sosok Nawawi Pomolango, Ketua KPK Sementara yang Berani Kritik One Man Sow Firli Bahuri

Ahmad menyebut gelombang aksi jilid II akan melibatkan lebih banyak massa sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Bupati Sudewo.

Menyikapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan, bahwa demonstrasi merupakan hak warga negara yang dilindungi undang-undang.

Namun ia mengingatkan agar aksi tersebut tidak berujung pada tindakan anarkistis.

“Menyampaikan pendapat boleh-boleh saja, tapi jaga situasi kondusifistis,” ujar Tito kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (18/8/2025).

Baca Juga :  Komjen Setyo Budiyanto Terpilih Jadi Ketua KPK, Begini Profil hingga Pengalamannya di Bidang Reserse

Tito juga menambahkan proses politik di DPRD Pati saat ini sudah berjalan melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket sebagai respons terhadap desakan warga.

Menurutnya, jalur hukum dan perundang-undangan harus tetap dihormati.

“Sama seperti dulu waktu di Jember. Jember juga pernah ada pemakzulan oleh DPRD, tapi pemerintahannya tetap berjalan oleh Bupati waktu itu,” kata Tito.

Baca Juga :  Kapolri Resmi Lantik Komjen Agus Andrianto jadi Wakapolri, Pelepasan Gatot Eddy di PTIK

“Kemudian, dari DPRD-nya mereka memenuhi kuorum, menyampaikannya kemudian kepada Mahkamah Agung. Nanti MA yang menjadi wasitnya,” sambung Tito.

Di tengah situasi yang memanas, Tito juga menyarankan agar Bupati Sudewo membangun kembali komunikasi dengan masyarakat guna meredam ketegangan.

“Silakan saja kalau Bupatinya mau melakukan komunikasi dengan masyarakat, dengan cara yang lebih santun,” ucap Tito.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...