Sabtu, Oktober 3, 2026

Sempat Diselamatkan DPRD, Bupati Pati Sudewo Kini Ditangkap KPK

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang kepala daerah.

Kali ini, KPK menangkap Bupati Pati, Sudewo, dalam OTT yang dilakukan pada Senin (19/1/2026) dini hari.

Penangkapan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Budi membenarkan bahwa Sudewo termasuk pihak yang diamankan dalam operasi senyap di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip Selasa (20/1/2026).

KPK melaksanakan operasi penindakan setelah memperoleh informasi dan bukti awal yang cukup.

Baca Juga :  OTT Bea Cukai Berlanjut, KPK Temukan Koper Berisi Uang Rp 5 Miliar

Sudewo yang merupakan politikus Partai Gerindra itu saat ini masih menjalani pemeriksaan awal.

Ia diperiksa oleh tim KPK di Polres Kudus selama 1×24 jam sebelum ditentukan status hukumnya.

“Saat ini, yang bersangkutan (Sudewo) sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus,” jelas Budi.

Selain Sudewo, KPK juga mengamankan sejumlah pihak lain dalam OTT tersebut.

Salah satunya diduga berperan sebagai pengepul dana yang berasal dari unsur perangkat daerah.

“Ya, di antaranya itu yang diamankan (pengepul), nanti kami akan update secara lebih lengkap lagi,” tutur Budi.

Baca Juga :  Sosok Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang Berlatar Belakang BUMN yang Ditangkap KPK

Namun, KPK belum merinci lebih jauh mengenai identitas pihak-pihak yang diamankan, termasuk kemungkinan keterlibatan keluarga atau kerabat dekat Sudewo dalam perkara ini.

KPK meminta publik bersabar menunggu hasil pendalaman tim penyidik.

“Pihak-pihak yang diamankan, siapa saja terkait dengan peristiwanya, menyoal soal apa, itu juga nanti kami akan update kembali untuk yang Pati,” ucapnya.

Sudewo diketahui merupakan Bupati Pati aktif.

Namanya sempat menjadi sorotan publik pada 2025 lalu setelah kebijakannya menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen memicu gelombang demonstrasi besar-besaran dari warga Pati.

Aksi protes tersebut bahkan diikuti dengan ancaman unjuk rasa lanjutan yang menuntut Sudewo mundur dari jabatannya melalui DPRD Pati.

Baca Juga :  Prabowo Perintahkan TNI-Polri Tindak Tegas Aksi Anarkis dan Penjarahan

Merespons tekanan publik, DPRD Pati kemudian membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengkaji kemungkinan pemakzulan Sudewo.

Namun, dalam rapat pansus tersebut, Sudewo mendapat dukungan dari mayoritas anggota DPRD Pati.

Pimpinan DPRD akhirnya memutuskan bahwa Sudewo tidak dapat dimakzulkan, dengan alasan kebijakan kenaikan PBB dinilai tidak melanggar aturan yang berlaku.

Kini, setelah lolos dari ancaman pemakzulan, Sudewo justru harus berhadapan dengan proses hukum setelah terjaring operasi tangkap tangan KPK.

KPK memastikan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut terkait perkara ini dalam waktu dekat.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...