Selasa, Mei 19, 2026

Sempat Diselamatkan DPRD, Bupati Pati Sudewo Kini Ditangkap KPK

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang kepala daerah.

Kali ini, KPK menangkap Bupati Pati, Sudewo, dalam OTT yang dilakukan pada Senin (19/1/2026) dini hari.

Penangkapan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Budi membenarkan bahwa Sudewo termasuk pihak yang diamankan dalam operasi senyap di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip Selasa (20/1/2026).

KPK melaksanakan operasi penindakan setelah memperoleh informasi dan bukti awal yang cukup.

Baca Juga :  Menuju Organisasi Modern dan Dinamis, Rakernas Kembang Latar Putuskan 7 Poin Penting

Sudewo yang merupakan politikus Partai Gerindra itu saat ini masih menjalani pemeriksaan awal.

Ia diperiksa oleh tim KPK di Polres Kudus selama 1×24 jam sebelum ditentukan status hukumnya.

“Saat ini, yang bersangkutan (Sudewo) sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus,” jelas Budi.

Selain Sudewo, KPK juga mengamankan sejumlah pihak lain dalam OTT tersebut.

Salah satunya diduga berperan sebagai pengepul dana yang berasal dari unsur perangkat daerah.

“Ya, di antaranya itu yang diamankan (pengepul), nanti kami akan update secara lebih lengkap lagi,” tutur Budi.

Baca Juga :  Buntut Polisi Tembak Polisi, Kadiv Propam Polri Tegaskan Aturan Penggunaan Senpi

Namun, KPK belum merinci lebih jauh mengenai identitas pihak-pihak yang diamankan, termasuk kemungkinan keterlibatan keluarga atau kerabat dekat Sudewo dalam perkara ini.

KPK meminta publik bersabar menunggu hasil pendalaman tim penyidik.

“Pihak-pihak yang diamankan, siapa saja terkait dengan peristiwanya, menyoal soal apa, itu juga nanti kami akan update kembali untuk yang Pati,” ucapnya.

Sudewo diketahui merupakan Bupati Pati aktif.

Namanya sempat menjadi sorotan publik pada 2025 lalu setelah kebijakannya menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen memicu gelombang demonstrasi besar-besaran dari warga Pati.

Aksi protes tersebut bahkan diikuti dengan ancaman unjuk rasa lanjutan yang menuntut Sudewo mundur dari jabatannya melalui DPRD Pati.

Baca Juga :  Jokowi Singgung Provinsi yang Habiskan Anggaran Pertanian untuk Plesiran Dinas

Merespons tekanan publik, DPRD Pati kemudian membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengkaji kemungkinan pemakzulan Sudewo.

Namun, dalam rapat pansus tersebut, Sudewo mendapat dukungan dari mayoritas anggota DPRD Pati.

Pimpinan DPRD akhirnya memutuskan bahwa Sudewo tidak dapat dimakzulkan, dengan alasan kebijakan kenaikan PBB dinilai tidak melanggar aturan yang berlaku.

Kini, setelah lolos dari ancaman pemakzulan, Sudewo justru harus berhadapan dengan proses hukum setelah terjaring operasi tangkap tangan KPK.

KPK memastikan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut terkait perkara ini dalam waktu dekat.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...