Aliansi.co,Jakarta- Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta bakal menindak tegas gedung yang tidak memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Langkah penyegelan hingga penghentian operasional permanen disiapkan menyusul sorotan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI terhadap banyaknya gedung di Jakarta yang belum mengurus SLF.
Wakil Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta Fuadi Luthfi mengatakan, pihaknya menemukan pelanggaran di 23 perusahaan pengelola gedung dan parkir.
Dari jumlah tersebut, dua gedung diketahui tidak mengantongi SLF maupun membiarkan izin kedaluwarsa selama bertahun-tahun.
“Kami sampaikan kepada Kepala Dinas Citata, kita harus ambil sikap secara tegas. Dalam bentuk surat peringatan (SP) 1 dan 2 hingga diproses penyegelan gedung,” ujar Fuadi di Gedung DPRD DKI Jakarta, kata Fuadi dilansir dari laman DPRD DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Adapun temuan Pansus, lanjut Fuadi, yakni Pasar Asemka di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, yang diketahuinya tidak pernah memiliki izin SLF sejak 1989.
Selain itu, PT Ajinomoto Indonesia di Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diketahui memiliki SLF yang telah kedaluwarsa sejak 2009 atau tidak diperpanjang selama 17 tahun.
Menurut Fuadi, masih banyak pemilik gedung yang menganggap SLF hanya sebagai pelengkap administrasi semata.
Padahal, dokumen tersebut berkaitan langsung dengan aspek keselamatan publik dan mitigasi bencana, seperti kebakaran maupun risiko bangunan roboh.
Ia mencontohkan peristiwa kebakaran di Gedung Terra Drone beberapa waktu lalu yang diketahui memiliki status SLF kedaluwarsa.
“Kalau SLF aja diabaikan, artinya dia juga pasti akan mengabaikan keselamatan warga,” tegasnya.
Karena itu, Fuadi meminta Dinas Citata segera melayangkan surat peringatan pertama kepada pemilik gedung yang belum memperpanjang atau mengurus SLF.
Setelah itu, proses akan berlanjut ke SP2 hingga penyegelan gedung.
“Tidak ada toleransi apapun, tidak ada kompromi apapun. Mereka harus mengurus izin SLF ini dengan baik,” katanya.
