Sabtu, Oktober 17, 2026

Terseret Kasus Penebangan Pohon di Kebayoran Lama, Ini Ancaman Sanksi ASN Bina Marga

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Oknum aparatur sipil negara (ASN) Dinas Bina Marga DKI Jakarta yang diduga terlibat dalam penebangan pohon di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terancam sanksi disiplin.

Sanksi disiplin ASN mulai dari teguran hingga pemberhentian dari status kepegawaian alias dipecat.

Kepala Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengatakan saat ini Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta tengah membahas penjatuhan hukuman disiplin terhadap oknum tersebut.

Prosesnya juga berada dalam pengawasan Inspektorat Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Terdampak Banjir, Wali Kota Jaksel Temukan Saluran Tertutup Bangunan Pemicu Genangan

“Sedang rapat untuk penjatuhan hukuman disiplin (hukdis) kepada oknum tersebut dan dalam pantauan inspektorat,” ujar Rifki kepada wartawan, dikutip Senin (19/1/2026).

Rifki menjelaskan, penanganan sanksi akan dilakukan langsung oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta karena berkaitan dengan urusan kepegawaian.

Sementara itu, dugaan penebangan ilegal yang dilakukan oknum ASN tersebut masih dalam pengawasan inspektorat untuk ditangani lebih lanjut.

Menurut Rifki, pada lokasi tersebut sebenarnya terdapat izin, namun hanya sebatas penopingan atau pemangkasan pohon, bukan penebangan.

Baca Juga :  Diduga Ada Permintaan, Kasus Penebangan Pohon di Depan Showroom Kebayoran Lama Diselidiki Timsus

“Informasinya memang ada izin untuk penopingan pohon tersebut, tapi hanya penopingan, bukan penebangan,” kata Rifki.

Ia mengungkapkan, saat kejadian, oknum ASN tersebut diduga meminta satuan tugas (satgas) Sudin Bina Marga Jakarta Selatan yang tengah melintas untuk berhenti.

Oknum itu kemudian meminta bantuan agar dilakukan penebangan pohon.

“Atas perintah oknum tersebut, penebangan kemudian dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Pertamanan dan Kehutanan (Distamhut) DKI Jakarta juga menerjunkan tim khusus untuk menyelidiki dugaan permintaan penebangan pohon di lokasi yang sama.

Baca Juga :  Langkah Kepala Sudin Bina Marga Usai Anak Buah Terseret Kasus Penebangan Pohon di Jaksel

Pohon tersebut diketahui berada di depan sebuah showroom mobil dan diduga ditebang tanpa izin resmi.

Penyelidikan dilakukan setelah adanya laporan dugaan penebangan pohon yang tidak melalui prosedur perizinan.

Saat ini, penanganan masih berada pada tahap awal berupa pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) untuk memastikan kronologi serta pihak-pihak yang terlibat, baik peminta maupun pelaksana penebangan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...