Sabtu, Oktober 3, 2026

DPRD DKI Soroti TransJakarta, Khoirudin: Layanan Masih Bolong-bolong

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menyoroti layanan TransJakarta yang dinilai masih belum merata, meski capaian jangkauannya terus meningkat hingga mencakup sebagian besar wilayah Ibu Kota.

Hal tersebut disampaikan Khoirudin usai menghadiri perayaan hari jadi ke-12 PT TransJakarta di Halte TransJakarta Tosari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/3).

Menurut dia, masih terdapat sejumlah wilayah permukiman yang belum terlayani, khususnya oleh moda MikroTrans.

“Masih ada bolong-bolong wilayah Jakarta yang belum tersentuh layanan TransJakarta, ini MikroTrans. Masih banyak trayek masuk ke lingkungan yang belum dibuka,” ujar Khoirudin, dikutip Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga :  Lantik 3 Kader PDIP Jadi Anggota Dewan PAW, Ketua DPRD DKI: Jaga Kejujuran Jaga Integritas

Meski demikian, Khoirudin tetap mengapresiasi kinerja TransJakarta yang dinilai telah memaksimalkan pelayanan transportasi publik.

Saat ini, jangkauan layanan disebut telah mencapai 92 persen wilayah Jakarta.

“TransJakarta sebagai layanan bus untuk warga Jakarta kini telah menjangkau hingga 92 persen wilayah. Saya apresiasi karena dari sisi sarana dan infrastruktur, secara global sudah berada di peringkat ke-17,” katanya.

Politisi PKS ini juga menilai dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui subsidi transportasi memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Beredar Surat Permintaan THR dari Ormas di Pondok Pinang, Ini Respon Polisi

Ia menyebut alokasi anggaran Public Service Obligation (PSO) sebesar Rp4,8 triliun untuk TransJakarta merupakan langkah tepat dalam meringankan beban ekonomi warga.

“DPRD melalui fungsi anggaran tidak merasa dirugikan dengan pemberian PSO Rp4,8 triliun. Sebab, setiap Rp1 triliun memberikan dampak ekonomi hingga Rp3,2 triliun,” ungkapnya.

Menurut dia, dana tersebut pada dasarnya merupakan pengembalian pajak masyarakat kepada Pemprov DKI Jakarta.

Karena itu, warga berhak memperoleh layanan transportasi yang terjangkau dan berkualitas.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sentil Pengusaha Industri Pemicu Polusi Udara di Jakarta: Jangan Mikirin Pendapatan Saja

Khoirudin menambahkan, capaian TransJakarta tidak lepas dari fondasi kuat yang dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya serta kinerja jajaran manajemen saat ini.

“Saya pikir Rp4,8 triliun bukan angka yang terlalu besar, mengingat masyarakat telah membayar pajak hingga Rp55 triliun. Dana itu kita kembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pengurangan biaya transportasi,” jelasnya.

Untuk itu, ia mendorong agar perluasan trayek, khususnya MikroTrans, segera direalisasikan guna mewujudkan pemerataan layanan transportasi publik.

“Angkutan umum adalah hak masyarakat,” pungkas Khoirudin.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...