Sementara itu, Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Santo menjelaskan pekerjaan pada sisi Jakarta Selatan meliputi pembangunan saluran air sepanjang 242,4 meter.
Saluran tersebut memiliki lebar 60 sentimeter dan diperbesar menjadi 80 sentimeter ketika memasuki saluran penghubung.
Selain membangun saluran, pihaknya juga melakukan peninggian badan jalan sepanjang 50 meter dengan lebar lima meter.
Jalan tersebut diperkuat menggunakan beton dengan ketebalan 20 sentimeter.
“Pengerjaan dimulai sejak 13 Juli dan target awal selesai 10 September. Alhamdulillah, berkat kerja keras di lapangan, pekerjaan selesai lebih cepat dan akses jalan sudah dapat kembali dilintasi warga,” kata Santo.
Santo pun berharap kapasitas drainase di kawasan itu dapat meningkat dan risiko genangan saat musim hujan bisa ditekan.
Santo juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun, terutama dengan tidak membuang sampah ke saluran air.
“Kami sangat berharap partisipasi masyarakat untuk tidak membuang sampah ke dalam saluran air agar fungsi drainase ini tetap optimal,” tandasnya.
