Sabtu, Juli 4, 2026

OSO Ajukan 580 Caleg Hanura ke KPU, Akui Bukan Orang-orang Populer dan Goblok

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengajukan 580 Bakal Calon Anggota DPR RI Pemilu Tahun 2024 ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang alias OSO mengatakan, 580 bacaleg yang diajukan adalah orang yang tidak populer.

“Kita berniat semua yang tampil itu bukan orang terkenal. Orang terkenal enggak berprestasi bakal menyulitkan bangsa ini buat apa kita pilih,” kata OSO usai mendaftarkan calegnya di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (9/5/2023).

Baca Juga :  Ganjar Pranowo Resmi Capres PDIP, Sandiaga Uno: Selamat Sahabat Kita

Meski bukan terkenal dan tak punya uang, OSO mengaku 580 caleg Hanura itu merupakan orang-orang pintar, berkualitas, dan berpihak kepada merah putih.

Hanura tidak ingin mengusung orang-orang yang populer dan terkenal tapi tak berkualitas alias goblok.

Bahkan meski mau membayar mahal untuk dapatkan tiket pencalonan.

Dia mengeklaim bahwa semua caleg Hanura adalah orang-orang unggulan.

Baca Juga :  Viral Caleg Nyaru Nelayan Tolak Makan Siang Gratis, Prabowo: Dia Harusnya Bintang Sinetron

OSO mengatakan, dari 580 caleg Hanura, sebanyak 32 persen merupakan perempuan.

Ia menyebut jumlah itu melebihi batas minimal kuota perempuan 30 persen lantaran Hanura memiliki banyak perempuan berkualitas.

“Karena jumlah penduduk sekarang peningkatan banyak perempuan juga, jadi keterwakilan perempuan sangat penting,” ujarnya.

Partai Hanura merupakan partai politik kedua yang menyerahkan daftar bakal calegnya ke Kantor KPU RI.

Baca Juga :  Partai Buruh Sengaja Daftar Terakhir Bacaleg ke KPU, Sekjen: Ibarat Film India Menang di Akhir

Pendaftar pertama adalah PKS pada Selasa (9/5/2023).

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...