Sabtu, Oktober 3, 2026

Identitas Pelaku Penipuan Modus QRIS Kotak Amal Masjid Dibongkar Netizen, Ini Rekam Jejaknya

WIB

Penasaran dengan pengakuan warga tersebut, dirinya mencoba berinfak lewat Qris yang terpasang di kotak amal Masjid Al Azhar.

Benar saja, QRIS Kotak Amal Masjid Al Azhar milik pelaku dengan nama rekening Restorasi Masjid. Selain Masjid Agung Al Azhar, pelaku juga diketahui melakukan aksinya di Masjid Raya Pondok Indah.

Aksinya ketika menempelkan stiker bahkan terekam kamera, termasuk nomor polisi mobil pribadinya yang terparkir di halaman Masjid Raya Pondok Indah.

“Masjid Raya Pondok Indah juga pernah ditempel sama dia bang, nanti saya kirim videonya sekaligus nopol mobilnya,” ungkap seorang warga kepada Reda.

Baca Juga :  Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Ditahan Usai Diperiksa Delapan Jam

“28 Maret 2023 jam 10.41, Masjid Raya Pondok Indah. Modus sama,” caption video.

Tak hanya menyasar sejumlah masjid di wilayah Jakarta Selatan, dalam pengakuan warganet kepada Reda, pelaku juga diketahui menyabotase QRIS di Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Selatan.

Qriskotak amal di Masjid yang berlokasi di lingkar Istana Negara itu rupanya sudah diganti dengan QRIS milik pelaku dengan rekening yang sama, yakni Restorasi Masjid. Hal tersebut ditunjukkan Reda dari pengakuan warganet kepadanya.

Baca Juga :  Siapkan Advokat Profesional, Peradi YLC Gelar Leadership Development Program di Kaliurang Yogyakarta

“Assalamualaikum kang, Istiqlal juga kena ini ban,” ungkap seorang warganet kepada Reda.

“ID Card yang dititip ke petugas namanya dia juga,” tambahnya dalam caption foto.

Pelaku Terlacak Warga Medan

Lewat statusnya, Reda Samudera turut membeberkan sejumlah fakta yang diperoleh dari warganet. Para warganet itu mengaku menjadi korban penipuan pelaku yang disebut warga Medan bernama Mohammad Iman Mahlil Lubis.

Satu di antaranya korban penipuan. “Bismillah kang, ana tau pelaku penukaran QRIS itu, kebetulan ana korban beliau,” chat seorang korban lewat direct messages dengan Reda Samudera.

Baca Juga :  Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

“Orang mana, tau darimana itu orangnya, tinggal di mana,” tanya Reda.

“Orang Medan, kebetulan ana ditipu perumahan syariah yang beliau buat,” balas akun tersebut seraya membagikan potret ketika bersama pelaku.

Pernyataan tersebut pun disambut ramai warganet. Mereka pun mengirimkan pesan langsung kepada Reda.

Mereka mengaku menjadi korban penipuan pelaku, mulai dari penipuan perumahan syariah, penipuan jual beli ponsel dan lainnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...