Sabtu, Juli 4, 2026

Wamenko Otto Hasibuan Dorong AKPI Bersinergi dengan Pemerintah

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, menegaskan bahwa integritas merupakan pilar utama dalam menjalankan profesi sebagai kurator dan pengurus.

Menurutnya, kepercayaan publik terhadap profesi ini hanya dapat terjaga apabila para kurator dan pengurus memegang teguh nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugasnya.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) periode 2025–2028 di Jakarta, pada Senin malam (6/10/2025).

“Saya berharap AKPI betul-betul dapat melaksanakan tugasnya sebagai kurator dan pengurus yang bertanggung jawab serta memiliki integritas. Ini penting, karena tanpa integritas, profesi ini tidak akan dipercaya publik,” ujar Otto, dikutip Selasa (7/101/2025).

Baca Juga :  Diintai Seminggu, Bareskrim Bongkar Pabrik Sabu Jaringan Iran di Apartemen Jakbar

Otto juga menekankan para kurator dan pengurus harus mengedepankan kejujuran dan rasa tanggung jawab tinggi, tidak hanya kepada kreditur dan debitur, tetapi juga kepada masyarakat luas.

Menurutnya, kepercayaan publik adalah modal utama bagi profesi ini untuk dapat berfungsi secara adil dan profesional.

Otto juga menyampaikan keyakinannya bahwa AKPI di bawah kepemimpinan Jimmy Simanjuntak sebagai Ketua Umum, akan semakin baik, solid, dan dipercaya publik.

“Saya harap mereka punya integritas, kejujuran, dan tanggung jawab yang hebat-baik kepada kreditur, debitur, maupun masyarakat. Saya yakin, di bawah kepemimpinan Pak Jimmy, AKPI akan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadi Tersangka Kasus Perintangan Penyidikan, KPK Tahan Pengacara Lukas Enembe

Lebih lanjut, Otto mengingatkan kembali sejarah berdirinya AKPI yang berawal dari masa krisis ekonomi tahun 1998.

Saat itu, katanya, lahir Undang-Undang Kepailitan, dan AKPI dibentuk sebagai organisasi profesi yang bertugas mendukung implementasi undang-undang tersebut di lapangan.

“AKPI ini adalah organisasi profesi kurator pertama yang didirikan di Indonesia, kalau saya tidak keliru, sekitar tahun 1998 saat krisis ekonomi,” ungkapnya.

“Saat itu, lahirlah Undang-Undang Kepailitan, dan AKPI didirikan sebagai organisasi yang mendukung dan melaksanakan undang-undang tersebut,” sambungnya.

Baca Juga :  Ujung Tombak UU Kepailitan, Begini Pesan Wamenko Otto Hasibuan kepada Pengurus AKPI yang Baru  

Otto menegaskan bahwa tanpa keberadaan AKPI, penerapan Undang-Undang Kepailitan tidak akan berjalan secara efektif karena peran kurator sangat vital dalam proses tersebut.

Untuk itu, ia mendorong agar AKPI terus membangun kolaborasi yang erat dengan pemerintah demi memperkuat penegakan hukum di bidang kepailitan di Indonesia.

“Kalau pada waktu itu tidak ada AKPI, maka tidak akan ada kurator yang melaksanakan Undang-Undang Kepailitan. Karena itu, pemerintah harus bersinergi dengan AKPI, berdiri bersama, dan berkolaborasi demi memperkuat penegakan hukum di bidang kepailitan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...