Selasa, September 29, 2026

Jaksel Percepat Program Pilah Sampah, Seluruh RT Ditargetkan Terlibat

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota Jakarta Selatan mempercepat pelaksanaan program pemilahan sampah sebagai tindak lanjut Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026.

Sebanyak 6.023 RT ditargetkan telah menerapkan pemilahan sampah pada Juni 2026.

Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk mencapai target tersebut, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat hingga pengembangan sarana pengolahan sampah berbasis lingkungan.

“Lebih kurang sudah sebulan ini telah dilaksanakan sosialisasi, sekaligus juga sudah ditetapkan target untuk pencapaian dalam bulan Juni ini yaitu total lebih kurang 6.023 RT di wilayah Jakarta Selatan. Jadi seluruhnya akan menerapkan pemilahan sampah,” kata Syafrin, Senin (8/6/2026).

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Gembleng Para Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa, Untuk Apa?

Menurut dia, salah satu strategi utama yang didorong Pemkot Jakarta Selatan adalah pemanfaatan Teba Modern di lingkungan warga.

Fasilitas tersebut berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah organik yang telah dipilah sehingga dapat diolah menjadi pupuk.

“Tentu modelnya ada beberapa macam. Yang kami dorong pertama adalah pemanfaatan Teba Modern, di mana akan dibangun di beberapa RT,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini sekitar 2.000 Teba Modern telah terbentuk.

Baca Juga :  SDA Gercep Tangani Tembok Jebol di Pasar Minggu, Perbaikan Ditarget Seminggu

Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan untuk mendukung target pemilahan sampah di seluruh RT selama bulan Juni.

“Saat ini dari target lebih kurang 6.000 RT sudah ada sekitar 2.000 teba terbentuk dan tentu target kami selama sebulan ini itu bisa dicapai,” ucapnya.

Dalam pengembangannya, Pemkot Jakarta Selatan akan mengidentifikasi sejumlah lokasi yang memungkinkan untuk penempatan Teba Modern, termasuk di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan taman lingkungan.

“Kami akan melakukan identifikasi mana RPTRA yang memang memungkinkan untuk dikembangkan penempatan Teba Modern ini. Karena kita pahami RPTRA memiliki fungsi untuk kegiatan kemasyarakatan. Jika dari hasil koordinasi dengan Sudin terkait memungkinkan untuk ditempatkan, tentu akan dilakukan penempatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Heru Cuci Gudang, Uus Kuswanto Kembali Duduki Kursi Wali Kota Jakarta Barat

Selain RPTRA, taman-taman di Jakarta Selatan juga akan dipertimbangkan sebagai lokasi penempatan Teba Modern selama tidak mengganggu fungsi utamanya sebagai ruang terbuka hijau.

Ia menegaskan koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan guna memastikan program pemilahan sampah berjalan optimal di seluruh wilayah Jakarta Selatan.

“Ya tentu kami terus melakukan koordinasi dan prinsipnya Jaksel kompak melayani dengan hati,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...

Karaoke di PIK Jakarta, Mahasiswi Asal Banten Tewas Overdosis Diduga Narkoba

Aliansi.co,Jakarta- Seorang mahasiswi berinisial S asal Serang, Banten, ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/9/2026). Korban diduga...