Jumat, April 3, 2026

Momen Jokowi saat Ditanya Anak SD Papua Pelajaran Matematika

WIB

Aliansi.co, Papua-Presiden Jokowi bertemu dengan anak-anak pelajar SD Papua di Ballroom Cendrawasih, Swiss-Belhotel, Kota Jayapura, Papua, pada Jumat (7/7/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi memberikan kuis matematika berhadiah sepeda.

“Saya ingin tes kemampuan anak-anak untuk berhitung. Nanti yang jadi jurinya biar Profesor Yohanes. Ini saya lihat anak-anak pintar-pintar banget,” ujar Jokowi.

“Ya langsung, yang bisa jawab saya beri sepeda. Tapi saya enggak bawa sepeda, nanti saya kirim mungkin besok atau Senin bisa sampai ke sini karena Pak Presiden enggak bawa sepeda, baru ingat tadi malam. Hadiahnya sepeda tapi nanti dikirim sampai ke Membra (Memberamo Raya), sampai ke Biak, sampai ke Sorong, kirim langsung saja,” kata Jokowi.

Baca Juga :  Jokowi Yakin ASEAN jadi Teladan dan Jangkar Perdamaian Dunia

Para pelajar yang hadir pun tampak semangat menunggu pertanyaan yang akan dilontarkan Jokowi.

Jokowi pun kemudian memberikan sejumlah pertanyaan hitung-hitungan, mulai dari penambahan, pengurangan, perkalian, hingga pembagian.

“1.800 ditambah 2.100?” tanya Jokowi.

“3.900,” jawab seorang anak dengan cepat.

“Wah ini cepat banget, boleh lah sepeda satu. Betul, Prof, ya?” kata Jokowi.

Baca Juga :  Moeldoko Tegaskan Rocky Gerung Telak Menyerang Pribadi Presiden Jokowi

“Penambahan lagi, 12.389 ditambah 33.238?” tanya Presiden.

“45.627,” jawab seorang anak.

“Kamu enggak ikut, kok ikut lagi. Menang terus nanti, sudah dapat sepeda. Pintar banget ini. Entar diulang lagi. Siapa namanya?” tanya Jokowi.

“Jose,” jawab sang anak.

“Jose enggak ikut dulu, entar, cepat banget lagi, nanti saya tanya khusus, sudah dapat sepeda,” ujar Jokowi diiringi gelak tawa semua yang hadir.

Di akhir pertemuan, Jokowi memberikan kesempatan kepada anak-anak pelajar untuk mengajukan pertanyaan.

Baca Juga :  Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan kepada Enam Tokoh, Presiden FIFA Diganjar Tanda Bintang Jasa Pratama

Seorang anak SD kemudian berdiri dan mengenalkan namanya Carmelita.

Ia menanyakan tentang mata pelajaran matematika kepada Jokowi.

“Apakah Pak Presiden saat kecil suka belajar matematika?” tanya Carmelita.

Jokowi pun menjawab bahwa ia sangat menyukai matematika.

“Suka banget, tanya matematika apa saja bisa, tapi sekarang sudah tua, lupa. Dulu seingat saya matematika Pak Presiden dapat angka 9. Dulu Pak Presiden SD juga juara, SMP enggak, SMA juara lagi. Juara sekolah, loh, bukan juara kelas,” tandas Jokowi.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...