Selasa, Agustus 18, 2026

Kapolri Lantik Pejabat Utama Mabes Polri, Berikut Nama dan Penempatannya

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melantik tiga pejabat utama Mabes Polri, di Gedung Rupatama Mabes Polri, pada Jumat (15/11/2024).

Pelantikan pejabat utama ini merupakan bagian dari langkah strategis Polri untuk memperkuat struktur organisasi demi memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat.

Pejabat utama yang baru ini juga diharapkan dapat memperkokoh perannya sebagai penjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum di Indonesia.

“Pelantikan ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk terus memperbaiki diri dan menghadirkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat.

Baca Juga :  Wujudkan Pemilu Damai, Kapolri Minta TNI-Polri Harus Dekat dengan Masyarakat

“Setiap pejabat yang baru dilantik memiliki kompetensi dan rekam jejak yang sangat baik, sehingga kami optimis mereka dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” sambungnya.

Trunoyudo menambahkan bahwa pelantikan merupakan hal yang biasa dan sebagai penyegaran di tubuh Polri.

Pelantikan ini juga diharapkan membuat Polri semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga :  Komjen Wahyu Widada Resmi Dilantik jadi Kabareskrim, 9 Kombes Pecah Bintang

“Pelantikan ini menunjukkan bahwa Polri terus bergerak maju demi mendukung kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks,” bebernya.

Adapun nama ketiga pejabat utama Mabes Polri yang dilantik Kapolri, di antaranya Irjen Prof Dedi Prasetyo.

Dedi Prasetyo ditempatkan sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.

Jabatan ini menempatkan Dedi Prasetyo sebagai tokoh kunci dalam memastikan pengawasan dan akuntabilitas internal Polri berjalan dengan baik.

Baca Juga :  DPR Sebut Marketplace Gagasan Menteri Nadiem Makarim Tidak Menjawab Derita Guru Honorer

Kemudian, Irjen Prof Chryshnanda Dwilaksana.

Chryshnanda dilantik sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.

Jabatan ini menempatkan Chryshnanda untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Polri sehingga menghasilkan personel yang lebih profesional dan berintegritas.

Terakhir, Brigjen Cahyono Wibowo.

Cahyono dilantik sebagai Kepala Korps Tindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor) Polri.

Cahyono diharapkan fokus pada penguatan upaya pemberantasan tindak pidana korupsi yang semakin profesional dan transparan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...