Sabtu, Oktober 17, 2026

Misteri “Haji Gocap”: Dibuntuti dari Fatmawati, Lalu Hilang di Kegelapan

WIB

Fenomena “Haji Gocap” sebelumnya menjadi perhatian Pemkot Jakarta Selatan karena diduga memicu berkumpulnya PPKS di sejumlah lokasi.

Sosok tersebut diketahui membagikan uang pecahan Rp50 ribu kepada orang-orang yang ditemuinya pada malam hingga dini hari.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menerjunkan petugas gabungan untuk melakukan penjangkauan PPKS pada Sabtu (29/8/2026) dini hari.

Baca Juga :  Ribuan Pelajar Ramaikan Jumbara PMR di Ragunan, PMI Jaksel Siapkan Sertifikat

Penjangkauan difokuskan pada sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya PPKS untuk menunggu “Haji Gocap”.

Hasilnya sebanyak 25 PPKS dijangkau petugas saat menunggu “Haji Gocap” di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Bernad Tambunan mengatakan, 25 PPKS tersebut dijangkau dari sejumlah titik di kawasan Jalan Fatmawati, Kebayoran Baru.

Baca Juga :  Keruk Lumpur Kali Uangan, Warga Petukangan Apresiasi Aksi Nyata Pemkot Jaksel Cegah Banjir

“Hasil penjangkauan tadi malam total 25 PPKS dari wilayah Kebayoran Baru,” kata Bernad, Sabtu (29/8/2026).

Bernad mengatakan, para PPKS yang terjaring langsung dimasukkan ke mobil Dinas Sosial untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dari 25 PPKS tersebut, sebanyak 17 orang merupakan pria dewasa, dan delapan lainnya perempuan.

Berdasarkan hasil pendataan dan pemeriksaan, mereka diketahui merupakan peminta-minta yang menunggu pemberian uang dari “Haji Gocap”.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Kerja Bakti Massal di Lokasi Kebakaran Manggarai, Munjirin: Kalau Tidak Dibersihkan Bisa Jadi Sumber Penyakit

Setelah didata, seluruh PPKS dikirim ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya di Kembangan, Jakarta Barat, untuk mendapatkan pelayanan dan penanganan lebih lanjut.

“Operasi tadi malam menindaklanjuti fenomena Haji Gocap sehingga memicu PPKS sering muncul malam hari,” kata Bernad.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...