Sabtu, Oktober 3, 2026

Misteri Jenderal Bintang Dua yang Ditolak Hercules Demi Dukungan ke Prabowo

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Sosok “jenderal bintang dua” menjadi misteri setelah Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario Marshal, mengaku menolak tawaran uang ratusan miliar rupiah dari perwira tinggi tersebut demi tetap mendukung Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden Indonesia 2024.

Pengakuan itu disampaikan Hercules dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 GRIB Jaya di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/5).

Ia menyebut, sosok yang mendatanginya merupakan perwakilan dari salah satu partai politik dengan pangkat jenderal bintang dua.

Baca Juga :  Satpol PP Terjunkan Personil Atasi Kemacetan Imbas Proyek Galian Pipa di Jalan TB Simatupang

“Di Pilpres 2024 kemarin, saya didatangi oleh seseorang dari salah satu partai politik. Yang datang itu jenderal bintang dua, menawarkan uang ratusan miliar agar saya tidak mendukung Pak Prabowo,” ujar Hercules.

Menurutnya, tawaran tersebut disampaikan langsung di kediamannya.

Ia menegaskan bahwa nominal uang yang ditawarkan sangat besar dan berpotensi mengubah hidupnya secara finansial dalam sekejap.

Namun demikian, Hercules mengaku menolak tawaran tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung Prabowo, yang menurutnya tidak bisa digoyahkan oleh iming-iming materi.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Siapkan Kendaraan untuk Relokasi Pedagang Jalan Barito ke Lenteng Agung

“Saya bilang, mohon maaf, saya harga mati untuk Pak Prabowo. Beliau harus jadi presiden. Saya mencari uang, tapi uang tidak boleh mengatur saya,” katanya.

Ia juga menilai bahwa menerima tawaran tersebut sama saja dengan mengkhianati prinsip dan loyalitas yang telah ia pegang.

Baginya, integritas lebih penting dibandingkan keuntungan materi.

“Uangnya luar biasa, ratusan miliar. Tapi kalau uang bisa mengatur saya, itu pengkhianatan. Saya tetap pada komitmen dan jati diri saya,” tegasnya.

Baca Juga :  Pilpres 2024 Berakhir, Heru Budi Didorong Rombak Direksi dan Komisaris BUMD DKI

Lebih lanjut, Hercules menyebut GRIB Jaya turut berperan dalam perjalanan politik yang mengantarkan Prabowo hingga ke Istana Negara.

Ia menggambarkan organisasinya sebagai “petarung” yang konsisten memberikan dukungan dalam beberapa kali kontestasi politik.

“Alhamdulillah, GRIB sebagai petarung, empat kali bertarung, kita ikut mengantarkan Bapak Haji Prabowo Subianto ke Istana Negara,” ucapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...