Jumat, April 3, 2026

Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Polri Tetap Siaga Antisipasi Arus Balik Kedua

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Polri resmi menutup pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang digelar selama masa mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Operasi pengamanan tersebut berlangsung sejak Jumat (13/3/2026) dan berakhir pada Rabu (25/3/2026) malam.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, meski operasi telah ditutup, personel kepolisian masih tetap disiagakan di lapangan untuk mengantisipasi pergerakan arus balik lanjutan.

“Operasi Ketupat sudah ditutup, namun kegiatan rutin yang ditingkatkan tetap berjalan. Anggota masih berada di lapangan untuk mengantisipasi arus balik, termasuk arus balik kedua,” kata Agus dalam keterangannya, dikutip Kamis (26/3/2026).

Baca Juga :  Panglima TNI Mutasi 38 Perwira Tinggi, Pangdam hingga Wakasad Berganti

Dalam pelaksanaannya, Operasi Ketupat 2026 dibagi ke dalam lima klaster pengamanan utama, yakni jalan arteri, jalan tol, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta lokasi wisata.

Agus menjelaskan, hingga saat ini arus lalu lintas di sejumlah wilayah aglomerasi masih terpantau padat.

Kepadatan terjadi antara lain di Bandung, Bali, dan Malang Raya, seiring masih berlangsungnya aktivitas silaturahmi masyarakat pasca-Lebaran.

“Operasi Ketupat sendiri memiliki lima klaster pengamanan. Pertama adalah jalan arteri, yang hingga saat ini masih cukup padat di wilayah aglomerasi seperti Bandung, Bali, dan Malang Raya, karena masih banyak masyarakat melakukan silaturahmi lokal,” ujarnya.

Baca Juga :  Adu Balap dengan Kereta Whoosh, Wanita Cantik Pengemudi BMW Dicari Polisi

Untuk mengurai kepadatan, Polri menerapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas, mulai dari sistem satu arah (one way) nasional hingga one way lokal presisi.

Selain itu, skema contraflow juga diberlakukan secara bertahap di sejumlah ruas Tol Trans Jawa.

Menurut Agus, langkah-langkah tersebut mampu menjaga kelancaran arus kendaraan meski volume lalu lintas meningkat signifikan selama periode mudik dan arus balik.

“Dengan manajemen rekayasa lalu lintas yang terukur, arus mudik dan arus balik dapat dikelola dengan baik meskipun volumenya tinggi,” jelasnya.

Baca Juga :  Prabowo Sedih dan Prihatin atas Tewasnya Ojol yang Terlindas Rantis Brimob

Dari sisi keselamatan, Polri mencatat capaian positif selama Operasi Ketupat 2026 berlangsung.

Angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas menurun hingga 30,89 persen, sementara jumlah kejadian kecelakaan juga turun sebesar 5,75 persen.

Agus turut mengapresiasi sinergi seluruh pemangku kepentingan serta kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

Ia menegaskan, keberhasilan pengamanan mudik tahun ini merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak.

“Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir untuk memastikan perjalanan mudik dan balik berjalan aman, nyaman, dan penuh makna,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...