Sabtu, Oktober 24, 2026

Prabowo Siapkan Rp400 Triliun, Sasar Petani-Nelayan hingga Rakyat Berpenghasilan Rendah

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyaluran kredit rakyat mencapai Rp400 triliun pada 2027.

Pembiayaan tersebut akan diarahkan kepada petani, nelayan, masyarakat pedesaan, warga di daerah terpencil dan tertinggal, hingga kelompok berpenghasilan rendah di perkotaan untuk menggerakkan perekonomian dari bawah.

Target itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026.

“Di tahun yang akan datang, rencana kita, sasaran kita insyaallah terwujud, saya ingin menyalurkan Rp400 triliun kepada para petani, nelayan, dan mereka-mereka yang berada di pedesaan, dan di daerah-daerah terpencil, dan daerah-daerah yang tertinggal, juga di daerah-daerah perkotaan yang mereka yang berpenghasilan rendah,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  Menag Yaqut Dorong Institut Agama Kristen Negeri Beralih jadi Universitas

Prabowo mengapresiasi penyaluran kredit yang sejauh ini telah mencapai sekitar Rp53 triliun dengan penerima manfaat sekitar dua juta warga.

Ia berharap penyaluran pembiayaan tersebut terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh akses keuangan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup.

Menurut Prabowo, perluasan kredit rakyat menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong aktivitas ekonomi agar tidak hanya terpusat di tingkat atas, tetapi juga tumbuh di daerah.

Pemerintah, kata dia, ingin memastikan seluruh wilayah Indonesia mendapatkan perhatian dalam pembangunan ekonomi.

Baca Juga :  Legislator Ragu Pemicu Ledakan Gudang Peluru TNI Gegara Amunisi Kedaluwarsa

“Kita akan fokus sekarang untuk menggerakkan ekonomi. Tidak hanya di atas, kita mau menggerakkan ekonomi dari bawah, dari daerah-daerah. Dan semua daerah akan kita bangun,” katanya.

Prabowo menegaskan, kekuatan ekonomi nasional harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Hal itu terutama bagi mereka yang bekerja di sektor pertanian, perikanan, perdagangan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia juga menyoroti peran masyarakat, termasuk para ibu yang turut bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan harus tercermin dari kondisi kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Kekuatan ekonomi bangsa yang sesungguhnya harus dirasakan oleh rakyat secara nyata, oleh petani di desa-desa, oleh nelayan di pesisir, oleh pedagang di pasar-pasar, oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, oleh ibu-ibu yang berjuang membantu ekonomi keluarganya,” ucapnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Terima Kunjungan Menteri Energi PEA di Kertanegara, Bahas Apa?

Prabowo menambahkan, peningkatan kesejahteraan tidak cukup hanya disampaikan sebagai slogan.

Pemerintah, menurutnya, harus memastikan penghasilan riil masyarakat meningkat dan setiap keluarga memiliki daya beli yang memadai untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kesejahteraan tidak boleh hanya menjadi kata-kata slogan. Arti sesungguhnya dari kesejahteraan adalah bahwa penghasilan rakyat secara riil, secara nyata harus meningkat, harus meningkat. Bahwa setiap keluarga harus memiliki daya beli yang nyata,” tegasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Noverizky Tri Putra Pimpin LBH Ilumni FH Unpar

Aliansi.co, Jakarta- Noverizky Tri Putra dipercaya menjabat Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ilumni Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), menggantikan Yopi Gunawan. Dalam kepemimpinan...

Kapolri Ungkap Keterlibatan Pihak Asing di Balik Karhutla 

Aliansi.co, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak asing dalam sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dari...

Marak Penipuan Online, Ini Arahan Kapolri Jenderal Suyudi

Aliansi.co, Jakarta – Maraknya berbagai modus penipuan online mendorong Polri mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga keamanan di ruang digital. Kapolri Jenderal Polisi...

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...