Jumat, April 3, 2026

Prabowo Ungkap Transisi Kepemimpinan Indonesia Dipuji Dunia

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan bahwa transisi kepemimpinan nasional dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke pemerintahan yang dipimpinnya mendapat pujian dari dunia internasional.

Hal ini, menurut Prabowo, mencerminkan kedewasaan politik dan kematangan demokrasi Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2025 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

“Saya ingin menyampaikan bahwa transisi kepemimpinan nasional dari Presiden Joko Widodo ke pemerintahan yang saya pimpin berjalan dalam semangat persatuan, penuh kehormatan, dan kedewasaan politik,” kata Prabowo dilansir dari tayangan video, Jumat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lantik Luhut Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional

Ia menegaskan, keberhasilan transisi yang damai dan lancar ini menjadi bukti bahwa demokrasi Indonesia telah tumbuh matang dan kuat.

“Peralihan kepemimpinan yang diakui dunia sebagai peralihan yang lancar dan sangat baik adalah bukti bahwa demokrasi kita matang dan kuat. Tidak semua negara mampu melaksanakan transisi-transisi kepemimpinan dengan baik dan lancar seperti di Indonesia,” ujar Prabowo.

Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa pemimpin-pemimpin dunia kerap menunjukkan kekaguman terhadap proses transisi di Indonesia.

Dalam berbagai kesempatan kunjungan luar negeri, ia kerap menerima pertanyaan terkait rahasia keberhasilan Indonesia dalam menjaga stabilitas politik selama masa transisi.

Baca Juga :  Momen Prabowo Kenang Paus Fransiskus sebagai Sosok Panutan Dunia

“Di mana-mana ketika saya berada di luar negeri, banyak pemimpin negara sahabat bertanya kepada saya, ‘How did you do it? How did Indonesia manage?’” ungkapnya.

Menjawab pertanyaan itu, Prabowo menyatakan bahwa kunci keberhasilan tersebut terletak pada karakter khas demokrasi Indonesia yang mengedepankan kesejukan dan persatuan, berbeda dengan praktik demokrasi yang penuh pertentangan di negara lain.

“Saya sampaikan ke mereka, kita berhasil karena kita menganut demokrasi yang khas Indonesia. Demokrasi yang sejuk, demokrasi yang mempersatukan. Bukan demokrasi yang saling gontok-gontokan, saling menjatuhkan, saling maki-memaki, saling menghujat, bukan demokrasi yang saling membenci,” jelasnya.

Baca Juga :  Di Harlah NU, Prabowo Sindir yang Menyebutnya Bajingan dan Tolol: Kalian Sudah Tahu 

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa demokrasi Indonesia berakar dari nilai-nilai luhur bangsa yang diwariskan oleh para leluhur, mencerminkan budaya gotong royong dan kekeluargaan yang telah lama menjadi ciri khas masyarakat Nusantara.

“Inilah yang harus kita pegang teguh. Demokrasi warisan nenek moyang kita adalah demokrasi yang sesuai dengan budaya kita: budaya kekeluargaan, budaya gotong royong, budaya mikul dhuwur mendhem jero, budaya saling mengisi, saling mendukung, tepo seliro, budaya menahan diri, budaya yang iso rumongso, bukan rumongso iso,” pungkas Presiden Prabowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...