Sabtu, Oktober 3, 2026

Prajogo, Anthony Salim hingga Aguan Temui Prabowo di Hambalang, Ada Apa?

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan lima pengusaha nasional di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/2/2026) malam.

Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari 4,5 jam, dimulai pukul 19.00 WIB hingga sekitar 23.30 WIB.

Lima pengusaha yang hadir dalam pertemuan itu adalah Garibaldi Thohir, Franky Oesman Widjaja, Prajogo Pangestu, Anthony Salim, serta Sugianto Kusuma atau Aguan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yakni model kolaborasi erat antara negara dan pelaku usaha.

Baca Juga :  Jokowi Resmikan Pasar Induk Terbesar di Indonesia, Di Kota Mana?

Konsep ini dinilai strategis untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional, mempercepat pembangunan, serta menjaga stabilitas nasional di tengah tantangan global.

“Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil, guna mendorong pengembangan industri serta penguatan UMKM,” demikian dikutip dari unggahan Instagram @sekretariat.kabinet, Rabu (11/2/2026).

Menurut Presiden, penciptaan lapangan kerja di sektor riil menjadi kunci dalam mendorong industrialisasi nasional.

Baca Juga :  Makan Malam di Istana Presiden India, Prabowo Akui Ikut Jejak Sejarah Soekarno

Selain itu, penguatan rantai pasok domestik dan peningkatan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi perhatian utama pemerintah.

Para pengusaha yang hadir pun menyatakan komitmen solid untuk mendukung visi dan misi pemerintahan Prabowo.

Dukungan tersebut terutama diarahkan pada sektor-sektor prioritas, seperti pemenuhan program makan bergizi, pendidikan, kesehatan, pembangunan rumah subsidi, penguatan koperasi dan kampung nelayan, serta pencapaian kedaulatan pangan dan energi.

Baca Juga :  Jokowi Minta Pembiayaan Kredit UMKM Dipermudah: Jangan Hanya Melihat Agunannya Mana

Presiden Prabowo secara khusus mengajak dunia usaha untuk terlibat aktif dalam agenda pembangunan nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Fokus pada sektor riil dinilai krusial untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menjadikan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional,” tulis Sekretariat Kabinet dalam keterangannya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...