Sabtu, Juli 4, 2026

Pramono Pamer APBD Rp92 Triliun, ASN DKI Diminta Kerja Kreatif

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan APBD DKI Jakarta tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp92 triliun.

Namun, Pramono menegaskan, besarnya anggaran tersebut tidak boleh menjadikan aparatur sipil negara (ASN) terlena atau bergantung sepenuhnya pada kekuatan fiskal.

“APBD Jakarta 2025 mencapai sekitar Rp92 triliun. Angka ini memang besar, tapi kita tidak boleh hanya bergantung pada itu. Cara kerja kita harus berubah, lebih kreatif dan efisien,” ujar Pramono dalam paparannya kepada peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVI dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/9).

Baca Juga :  Prihatin PT Jakpro Rugi Rp 701 Miliar, Begini Saran SGY kepada Pj Gubernur DKI Heru Budi

Menurutnya, dalam era kompetisi global, ASN DKI harus mampu menunjukkan kualitas kerja yang profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Sejak hari pertama saya menjabat, saya berkomitmen memimpin perubahan ini secara terbuka layaknya seorang dirigen. Saya percaya ASN Jakarta adalah yang terbaik di Republik ini, dan bersama-sama kita bisa mewujudkan transformasi kota ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Pramono menyampaikan bahwa transformasi tidak hanya menyentuh sistem, tetapi juga menyasar kebiasaan dan karakter ASN dalam kehidupan kerja sehari-hari.

Pramono menekankan pentingnya kedisiplinan dan integritas sebagai fondasi utama reformasi birokrasi.

“Saya selalu menekankan, rapat harus tepat waktu, tidak ada toleransi untuk terlambat. Selain itu, sekitar 64 ribu ASN Jakarta wajib naik transportasi umum setiap Rabu. Kebijakan ini tidak boleh setengah-setengah. Dengan disiplin dan integritas, tata kelola pemerintahan Jakarta bisa berjalan lebih baik,” tegasnya.

Baca Juga :  Pintu Pagar Kantor Wali Kota Jaksel Dirusak Massa Demo, Akhirnya Minta Bertemu Pejabat

Dalam kunjungan tersebut, Pramono juga memaparkan materi bertema “Transformasi Sistem Pendidikan Nasional dalam rangka Mewujudkan SDM Unggul”.

Ia menjelaskan bahwa Jakarta harus menjadi kota global dengan SDM yang kompetitif.

Langkah strategis dilakukan melalui pengembangan kompetensi ASN, kerja sama internasional, peningkatan kualitas guru, serta perluasan akses pendidikan melalui program Kartu Jakarta Pintar Plus dan PPDB Bersama.

Baca Juga :  DPRD Tegaskan Parkir Ilegal di Bona Indah Plaza Harus Disegel

“Transformasi sosial adalah langkah pertama. Artinya, masyarakat harus siap diajak bergerak bersama untuk memperbaiki kualitas hidupnya. Salah satu tantangan terbesar Jakarta adalah kesenjangan sosial. Memang sudah ada perbaikan, tapi kita ingin hasilnya lebih merata,” ujarnya.

Gubernur Lemhannas RI, Tubagus Ace Hasan, yang memimpin rombongan SSDN P3N Angkatan XXVI, memberikan apresiasi terhadap paparan Gubernur DKI.

Ia menilai Jakarta bisa menjadi model nasional dalam pembangunan SDM unggul.

“Jakarta memiliki indeks pembangunan manusia tertinggi di Indonesia. Pengalaman dari Jakarta ini akan menjadi inspirasi berharga bagi peserta Lemhannas, terutama dalam mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” kata Tubagus Ace.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...