Sabtu, Juli 4, 2026

Punya Banyak Aset dan Cek Rp 1,3 Miliar, Tini Dicap Gelandangan Sombong di JPO Bogor 

WIB

Diberitakan, seorang gelandangan bernama Tini (50) di Kota Bogor bikin geger.

Saat diamankan petugas, ia mengaku memiliki banyak aset hasilnya dari pemulung.

Ia diamankan petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor dari bawah Jembatan Penyebrangan Orang (JPO), Jalan Veteran, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis (27/4).

Dari dalam tas pinggangnya ditemukan banyak barang berharga mulai dari sejumlah buku tabungan dari berbagai bank swasta, empat buah STNK hingga uang tunai Rp 1,8 juta.

Baca Juga :  Tak Dapat Begal, Gubsu Edy Rahmayadi Unggah Penangkapan Maling Besi

Tini juga memiliki cek senilai Rp1,3 miliar.

Kepala Bidang Rehabilitas Sosial Dinsos Kota Bogor, Dody Wahyudin mengatakan, perempuan asal Kabupaten Bogor ini sebenarnya sudah beberapa kali dievakuasi oleh petugas.

Saat diamankan, gelandangan tersebut membawa uang tunai senilai Rp1,8 juta, empat buah STNK, empat buku tabungan hingga cek Rp 1,3 miliar.

“Dan banyak surat-surat yang sudah expired. Baik itu surat perjanjian, dan sebagainya,” jelas Dody.

Menurut dia, sebelumnya petugas sendiri sebenarnya sudah pernah melakukan evakuasi perempuan tersebut sebanyak tiga kali, bahkan sudah sempat dikembalikan ke keluarganya.

Baca Juga :  Momen Gubsu Edy Rahmayadi Sindir Kepala Daerah Tembak Begal di Medan

Namun, selalu kembali ke JPO Panaragan.

Setiap diamankan, Tini memang kerap membawa uang tunai bahkan pernah hingga belasan juta rupiah.

“Pertama, empat bulan kebelakang, informasinya membawa Rp 18 juta. Kemarin (kedua), bawa uang lagi Rp 8 juta. Terakhir (ketiga) bawa lagi Rp 1,8 juta,” terang Dody.

“Termasuk cek, nggak tahu sudah expired atau punya orang jatuh. Karena kan dia profesinya pemulung. Antara dia nemu di jalan, atau apa. (Cek) Itu dari salah satu bank swasta,” sambung dia.

Baca Juga :  Anggota DPRD yang Tewas Usai Pijat di Kamar Hotel Ternyata Ketua Perindo Kolaka Timur

Saat ini, petugas sudah melakukan assesment langsung oleh psikolog untuk memastikan kondisi kejiwaan perempuan tersebut.

“Hasil assesment ini dari pembicaraan tidak nyambung,” ucap dia.

Alhasil, Dinsos Kota Bogor membawa gelandangan tersebut ke RS Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor.

“Karena hasil dari psikolog ada indikasi ODGJ,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...