Sabtu, Juli 4, 2026

Respon PO Duta Wisata terkait Penyebab Bus Masuk Jurang di Guci Tegal: Jangan Berspekulasi Sendiri

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Perusahaan Otobus (PO) Duta Wisata angkat bicara terkait peristiwa bus wisata yang terjun masuk jurang di kawasan Guci, Tegal, jawa Tengah, pada Minggu (7/5/2023).

PO yang beralamat di Jalan Daan Mogot, Tangerang ini meminta publik tidak berspekulasi dan menyebar berita hoax tentang kronologis penyebab musibah armada mliknya.

Hal itu disampaikan melalui akun instagram perusahaan @dutawisata_official.

Baca Juga :  Ribuan Sapi Australia Masuk Jakarta, Solusi Inflasi atau Beban Baru?

“Mohon tidak menyebarkan kronologi berita hoax/berita palsu mengenai salah satu unit armada kami yang sedang mengalami musibah di Jawa Tengah hari ini 07/05/2023),” tulisnya dikutip, Senin (8/5/2023).

Tangkapan layar akun Instagram PO Duta Wisata

PO Duta Wisata menyebut saat ini seluruh pihak terkait sedang melakukan penanganan dan proses investigasi lebih lanjut.

Perusahaan memohon doa publik agar investigasi yang tengah dilakukan berjalan lancar.

“Semuanya sedang dalam penanganan dan proses investigasi lebih lanjut, mohon doanya semoga semuanya bisa berjalan dengan baik terima kasih,” tulis akun tersebut.

Baca Juga :  Jasa Raharja Siapkan Santunan Korban Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Desa Wisata Guci, Segini Nominalnya

Selain itu, PO Duta Wisata meminta untuk tidak berspekulasi terkait penyebab jatuhnya bus tersebut.

“Jadi sekali lagi di mohon untuk tidak  menyebarkan berita simpang siur tentang penyebab jatuhnya salah satu armada kami di daerah jawa tengah,” tulisnya.

“Tolong tidak berspekulasi sendiri dan biarkan petugas yang berwenang untuk mengurus semuanya terima kasih.” sambungnya.

Baca Juga :  Pesta Seks Gratis Sesama Jenis Digerebek Polisi, Kondom hingga Obat Anti HIV Disita

Peristiwa jatuhnya bus wisata karena anak kecil melepas rem bus beredar luas di media sosial.

Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun menanggapi kabar tersebut.

“Untuk saat ini terkait informasi tersebut (red, anak-anak main rem tangan) sedang kami dalami, apakah betul atau tidak,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...