Sabtu, Juli 4, 2026

Terekam CCTV, Perampokan Minimarket di Tanah Abang Ternyata Diotaki Ordal 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Polisi mengungkap kasus perampokan bersenjata di minimarket kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, perampokan terjadi pada Kamis 15 Mei 2025 sekitar pukul 04.28 WIB.

Hasil pengungkapan pihak kepolisian, aksi perampokan itu ternyata diotaki oleh orang dalam alias ordal.

Hal itu terungkap setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku inisial DFS (26), TA (25) dan AYA (24).

Adapun AYA merupakan ordal atau asisten kepala toko di minimarket tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, perampokan berawal dari asisten toko AYA mengambil sendiri uang Rp20 juta dari brankas dan menyerahkannya kepada DFS.

Baca Juga :  Berhadiah Sepeda, Pemkot Jaksel Dorong Warga Banyak Membaca

Kemudian, uang itu di-top-up pelaku DFS ke saldo dompet digital melalui kasir.

“AYA mengambil uang Rp 20 juta di brankas toko dan kemudian menyerahkan kepada tersangka DFS di area WC toko Alfamart dan kemudian di-top-up di kasir,” kata Ade Ary dalam ketarangannya, dikutip Senin (19/5/2025).

Usai melakukan top-up, DFS berpura-pura minta izin ke toilet untuk buang air kecil.

Baca Juga :  DPRD Puji Kinerja Wali Kota Jaksel, Salah Satunya Program Penanganan Anak Stunting

Namun, pelaku DFS naik ke lantai dua tempat brankas yang berisi uang.

Sementara itu, TA masuk toko berpura-pura membeli rokok dan jajanan.

Dia meneliti situasi sambil mengalihkan perhatian kasir.

“Di atas sudah ada AYA tengah menghitung uang pick-up sales, seperti yang diskenariokan sejak jauh-jauh hari,” ujar Ade Ary.

DFS kemudian memukul AYA dan menodongkannya dengan pistol mainan.

DFS lalu membawa kabur uang senilai hampir Rp 50 juta dan sebuah iPhone milik AYA.

“Kemudian DFS turun dengan membawa uang tersebut serta satu unit ponsel milik AYA dan langsung meninggalkan toko kemudian disusul tersangka TA yang menunggu di bawah,” bebernya.

Baca Juga :  HUT Kota Jakarta, Pemprov DKI Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis di TMR Ragunan

Usai mendapat laporan, polisi turun melakukan penyedilikan dan mengamankan rekaman CCTV dan meminta keterangan dari sejumlah saksi hingga akhirnya berhasil meringkus DFS dan TA di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dari keterangan keduanya, pelaku mengaku dibantu AYA yang merupakan ordal.

“Seolah-olah terjadi perampokan dengan cara menyuruh temanya untuk menendang, memukul, menodong dengan senjata mainan, mengikat tangan dan kaki korban dan melakban mulut korban,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...