Selasa, Agustus 18, 2026

Viral Pasangan Bule Ribut dengan Pecalang di Bali, Sandiaga Uno: Polisi Adat Harus Dihormati

WIB

JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menyoroti video viral turis asing yang ribut dengan Pecalang Desa Adat Pecatu.

Dalam tayangan video yang beredar luas di media sosial, sepasang turis asing terlihat berseteru dengan para Pecalang di Jalan Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Pemicunya karena Pecalang melarang sepasang turis yang mengendarai sepeda motor itu melintas lantaran ada prosesi upacara Melasti.

Atas hal tersebut, Sandiaga Uno menyayangkan peristiwa yang terjadi.

Menurutnya Pecalang yang merupakan polisi tradisional itu senyatanya menjalankan tugas, sehingga harus dihormati keberadaannya.

Baca Juga :  Waringin Hospitality Hotel Group Tebar Diskon Menginap di Momentum Lebaran

Bukan hanya bagi warga Bali, tetapi juga para turis yang berlibur di Bali.

Apalagi, penutupan jalan dikarenakan adanya upacara Melasti yang merupakan upacara sakral pensucian diri jelang Hari Raya Nyepi.

“Hal ini jelas saya sayangkan, karena Pecalang itu adalah polisi adat Bali yang menjaga ketentraman wilayah, jadi harus kita hormati,” ungkap Sandiaga Uno dihubungi pada Selasa (21/3/2023).

“Apalagi penutupan jalan dilakukan karena adanya upacara keagamaan Melasti,” tambahnya.

Ketegasan para Pecalang pun diapresiasi Sandiaga Uno.

Menurutnya, sebagai seorang Polisi Adat Bali, Pecalang harus tegas menegakkan peraturan.

Sehingga seluruh norma adat istiadat di Bali tetap terjaga, lingkungan pun menjadi aman dan nyaman.

Baca Juga :  Resmi Mundur dari Gerindra, Sandiaga Uno Titip Sepucuk Surat untuk Prabowo

“Untuk itu harus diapresiasi, Pecalang harus tegas menegakkan peraturan dan budaya adat Bali,” imbuh Sandiaga Uno.

Hanya saja, dirinya meminta agar para Pecalang dapat mengedepankan pendekatan humanis.

Tujuannya agar tidak memicu kesalahpahaman di masyarakat.

“Hal yang perlu digarisbawahi adalah kita ingin kepulihan sektor pariwisata kita, khususnya di Bali bangkit, kita sambut baik-buka karpet merah bagi mereka (wisatawan asing),” ungkap Sandiaga Uno.

“Tapi, tidak serta merta wisatawan menjadi acuh terhadap adat istiadat dan norma yang berlaku,” ujarnya.

“Karena saya meyakini ada jutaan wisatawan berkualitas lainnya yang harus kita jaga, agar mereka bisa aman dan nyaman ketika berlibur di Bali,” bebernya.

Baca Juga :  Ganjar Pranowo Resmi Capres PDIP, Sandiaga Uno: Selamat Sahabat Kita

Sehingga, lanjutnya, liburan mereka di Bali ini dapat memberikan kesan dan kenangan yang indah.

Lewat kenangan dan kesan tersebut, para wisatawan diharapkan dapat kembali berlibur lagi di Indonesia.

“Kepulihan sektor pariwisata di Bali ini harus diisi dengan narasi yang positif, dan itu adalah tugas kita semua untuk menjaganya,” ungkap Sandiaga Uno.

“Sehingga, sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung di Bali ini membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya berharap.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...