Sabtu, Juli 4, 2026

Viral Pembangunan Gereja di Depok Ditolak Warga, Netizen: Kayak Begini Pasti Ada Provokatornya

WIB

Aliansi.co, Depok- Aksi warga Jalan Palautan Eres, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, yang menolak pembangunan rumah ibadah di lingkungan mereka, viral di media sosial, Sabtu (5/7/2025).

Video viral aksi penolakan pembangunan gereja tersebut satu di antaranya diunggah oleh akun Instagram Infodepok.

Hingga pukul 16.30 WIB, video unggahan tersebut masih dibanjiri komentar oleh warganet.

Tak sedikit warganet yang menyayangkan aksi penolakan pembangunan gereja oleh warga.

“Kayak begini pasti ada provokatornya, gak mungkin engga,” tulis akun @tuhuindra.

“Gue muslim..Tapi liat begini kok aneh yaa…Apa salahnya sama gereja?” komentar akun @iam.arman14

Baca Juga :  WJS Peduli Ramadan, Jurnalis Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

“Di islam kita harus menghargai agam yang lain, toleransi itu penting,” tulis akun @ryanstevenn.

“Cari tahu siapa provokatornya. Nah kalau sudah ketemu langsunga aj sikat miring,” komentar akun @mp_ramli.

Pihak gereja GBKP Runggung Studio Alam Depok, angkat bicara terkait aksi penolakan warga tersebut.

Zetsplayrs Tarigan selaku Ketua Bidang Marturia GBKP Runggun Studio Alam mengungkapkan bahwa pembangunan gereja sudah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diterbitkan Pemerintah Kota Depok pada 4 Maret 2025.

“IMB gereja terbit karena ada persetujuan 60 persen dari warga sekitar. Semua sudah ada izinnya,” kata Tarigan saat dihubungi, Sabtu (5/7/2025).

Baca Juga :  Dorong Percepatan Penurunan Stunting, Wali Kota Jaksel Keluarkan 7 Regulasi

Selain itu, lanjut Tarigan, pihak gereja juga sudah melakukan pertemuan dan rapat pemerintah setempat.

Pertemuan dengan Camat Cilodong, Lurah Kalibaru, LPM Kelurahan Kalibaru, hingga Ketua RT 02 dan RT 05, serta RW 03 Kelurahan Kalibaru, dilakukan sebelum peletakan batu pertama.

Dalam pertemuan tersebut, pihak gereja sepakat akan menghibahkan sebagian lahan untuk pebaran akses jalan.

“Jalan yang semula hanya 1,5 meter mau dilebarkan menjadi lebar 3,5 meter, kita sudah sepakat,” ujarnya.

“Kami hibahkan jalan ke komplek dan warga,” sambungnya.

Dia juga memastikan pihaknya siap untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan sosial di sekitar lingkungan gereja.

Baca Juga :  Berlaku Mulai Rabu Besok, ASN DKI Hanya Boleh Naik Angkutan Umum Kategori Ini

“Untuk kegiatan-kegiatan sosial ke depannya kita siap berpartisipasi,” tandasnya.

Diketahui, warga di Jalan Palautan Eres, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, menggelar aksi menolak pembangunan gereja di lingkungan mereka, Sabtu (5/7/2025).

Penolakan tersebut disampaikan warga dengan membentangkan spanduk dan menggunakan pengeras suara untuk menyuarakan penolakan mereka secara terbuka.

Dalam video yang beredar, tampak salah satu spanduk yang dibentangkan bertuliskan, “Kami Seluruh Warga RT 02 dan RT 05 RW 03 Menolak Keras untuk Mendirikan Pembangunan Gereja di Lingkungan Kami.”

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...