Sabtu, Juli 4, 2026

Wali Kota Jaksel Ingatkan Usulan Musrenbang Tidak Tumpang Tindih dan Salah Tujuan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan M Anwar mengingatkan seluruh jajarannya agar usulan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tidak terjadi tumpang tindih antar instansi.

Anwar menekankan pentingnya ketelitian dalam proses penginputan usulan agar tidak terjadi kesalahan tujuan maupun pembagian tugas antara unit kerja perangkat daerah (UKPD).

Hal tersebut disampaikan Anwar saat membuka Sidang Pleno Rangkaian Musrenbang Tingkat Kecamatan di Ruang Antasari, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).

“Salah satu perhatian utama saya adalah ketelitian dalam penginputan data. Jangan sampai terjadi kesalahan teknis, misalnya tumpang tindih antara tugas Bina Marga dan SDA,” ujar Anwar.

Baca Juga :  Rotasi Pejabat Dishub dan Bapenda Jadi Solusi Pajak Parkir Jakarta Tak Capai Target

Ia menjelaskan, ketidaktepatan penginputan kerap membuat UKPD ragu untuk menindaklanjuti usulan karena dasar hukum yang berbeda.

Padahal, di sisi lain, warga terus menuntut agar aspirasi mereka segera direalisasikan.

“Ketidaktepatan penginputan sering kali membuat UKPD ragu untuk bertindak karena dasar hukum yang berbeda, sementara warga terus menuntut realisasi,” kata Anwar.

Selain itu, Anwar juga menginstruksikan para pejabat teknis untuk hadir langsung saat pelaksanaan survei lapangan.

Menurut dia, kehadiran pejabat terkait penting agar tidak terjadi kesalahan dalam penentuan volume maupun lokasi kegiatan.

“Pastikan satuan, lokasi, dan urgensi kegiatan sesuai dengan perencanaan awal. Karena Musrenbang ini harus sejalan dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah menetapkan delapan isu strategis pembangunan daerah,” ucapnya.

Baca Juga :  Prasetyo Edi Temukan Banyak Kegiatan Copy Paste di RKPD DKI Jakarta

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Subbagian Bina Program dan Perencanaan Pembangunan Daerah (Kasubanppeda) Jakarta Selatan, Hera Lidiawati, menyampaikan perkembangan penginputan usulan Musrenbang.

Hera menjelaskan, berdasarkan data hingga 17 Januari 2026, sebanyak 571 RW dari total 575 RW di Jakarta Selatan telah menginput aspirasi warga.

“Total terdapat 2.535 usulan yang terdiri dari 2.137 usulan fisik dan 398 usulan barang yang diajukan oleh masing-masing RW kepada UKPD terkait,” kata Hera.

Baca Juga :  Tiru Ahok, Pramono Gunakan Dana KLB untuk Renovasi Taman di Jakarta

Ia menambahkan, usulan terbanyak masih didominasi oleh bidang Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA).

“Kalau melihat usulannya, Bina Marga dan SDA tetap menjadi yang terbanyak dalam pelaksanaan Musrenbang. Di Jakarta Selatan sendiri, untuk Bina Marga ada 860 usulan, sementara SDA sebanyak 680 usulan,” ujarnya.

Hera pun meminta para camat dan lurah untuk memaksimalkan pelaksanaan Musrenbang di wilayah masing-masing, khususnya dalam menentukan usulan prioritas yang harus segera ditangani.

“Saya harap semua ikut bersama-sama menyukseskan Musrenbang tahun ini, terlebih Jakarta menuju kota global yang sarat akan pembangunan kotanya,” tandas Hera.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...