Sabtu, Oktober 3, 2026

Wali Kota Jaksel Minta Camat-Lurah Aktif Cegah Tawuran Jelang Lebaran

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar meminta para camat dan lurah aktif mencegah potensi tawuran menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah dengan meningkatkan pengawasan wilayah dan membangun komunikasi dengan masyarakat.

Anwar menegaskan, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat pemerintah, tetapi juga perlu melibatkan pengurus lingkungan hingga warga.

“Pemantauan wilayah yang intensif dan pelibatan aktif masyarakat diharapkan membuat lingkungan tetap kondusif dan bebas dari aksi tawuran,” ujar Anwar saat berkunjung ke Balai Wartawan Jakarta Selatan (WJS), Selasa (17/3/2026).

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Evaluasi Pengelolaan BOP dan BOS, Para Kepsek Diminta Bijak Gunakan Dana

Menurutnya, kehadiran aparat wilayah di tengah masyarakat memiliki dampak psikologis yang positif.

Warga akan merasa segan untuk melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban.

“Kehadiran pejabat wilayah di tengah masyarakat dapat menciptakan rasa sungkan dan hormat, sehingga warga akan segan untuk membuat keributan atau melakukan tindakan yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Ia menambahkan, terdapat sejumlah wilayah yang menjadi perhatian khusus menjelang Lebaran, yakni Kecamatan Tebet, Pancoran, dan Jagakarsa.

Baca Juga :  Sudinsos Jaksel Latih Warga Prasejahtera dan Disabilitas Bikin Kuliner Kekinian

Ketiga wilayah ini dinilai Anwara, memiliki potensi kerawanan lebih tinggi karena berbatasan langsung dengan daerah lain.

Menurut Anwar, kondisi tersebut berpotensi memicu gesekan antarwarga yang dapat berujung pada tawuran jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Kita harus sigap dan proaktif agar situasi di Jakarta Selatan tetap kondusif. Jika terjadi insiden, reputasi kita dan instansi terkait akan tercoreng, apalagi jika kejadian tersebut viral di media sosial,” tegasnya.

Selain itu, Anwar juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, khususnya menjelang akhir Ramadan hingga malam takbiran.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-81 RI, Jalur Sepeda hingga Taman di Setiabudi Dipercantik

Pada momen ini juga aktivitas konvoi atau perayaan berlebihan kerap terjadi dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Ia pun meminta camat dan lurah aktif menjalin komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, seperti Karang Taruna dan tokoh lingkungan, guna mencegah kenakalan remaja.

“Melalui majelis taklim, pengajian, dan kegiatan keagamaan lainnya, kami harapkan kehadiran aparat dapat mempererat keharmonisan dan kerukunan antarwarga,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...