Jumat, April 3, 2026

Wali Kota Jaksel Sesalkan Lurah Manggarai Selatan jadi Korban Amuk Massa Demo DPR

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan (Wali Kota Jaksel) Muhammad Anwar, mengecam keras insiden pengeroyokan yang menimpa Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik, dan sopirnya Asep Yudiana, pada Senin malam, 25 Agustus 2025.

Anwar memastikan, lurah dan sopirnya akan mendapatkan pendampingan medis dan psikologis akibat menjadi korban amuk massa yang berunjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI tersebut.

“Kami sangat menyesalkan peristiwa ini. Aparat kelurahan adalah pelayan masyarakat yang menjalankan tugasnya untuk warga. Kami memastikan pendampingan medis dan psikologis bagi korban,” ujar Anwar dalam keterangannya, Selasa (26/8/2025).

Baca Juga :  KPU Jaksel Kirim Perolehan Suara Pilgub DKI Jakarta Jumat Besok

Anwar juga menegaskan akan memperkuat perlindungan terhadap aparat kelurahan dan tenaga lapangan lainnya yang berisiko tinggi dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.

“Perlindungan terhadap aparat di lapangan menjadi prioritas kami. Kami Pemprov DKI akan memperkuat koordinasi dengan pihak keamanan agar peristiwa serupa tidak terulang,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan meningkatkan koordinasi dengan jajaran Polri dan TNI untuk menjamin keamanan para pegawai pemerintah, khususnya yang bertugas di tingkat kelurahan.

Baca Juga :  Korban Tewas Tiga Orang, Polisi Usut Kebakaran Hotel Melati di Melawai

“Kami juga mengapresiasi lurah dan petugas PPSU yang tetap menjalankan tugas meski menghadapi situasi berbahaya. Kami berharap masyarakat tetap menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasi,” pungkas Anwar.

Insiden yang menimpa Lurah Muhammad Sidik dan Asep terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di kawasan Jalan KS Tubun, Slipi, Jakarta Barat.

Saat itu, mobil dinas Kelurahan Manggarai Selatan dengan nomor polisi B 1590 TQN dalam perjalanan pulang ketika tiba-tiba dihadang oleh sekelompok demonstran.

Baca Juga :  Ratusan ASN Pemkot Jaksel Serukan Ikrar Netralitas Pemilu 2024

Massa yang tidak terkendali tersebut kemudian melakukan perusakan terhadap kendaraan dengan cara memukul dan melempari mobil hingga kaca pecah.

Akibat serangan tersebut, keduanya mengalami luka di bagian wajah dan tangan.

Selain luka fisik, dua unit telepon genggam dan sebuah dompet milik korban dilaporkan hilang, sementara kendaraan dinas mengalami kerusakan cukup parah.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...