Sabtu, Oktober 3, 2026

Wali Kota Jaksel Tekankan Integritas-Kesiapsiagaan Bencana kepada 151 Pejabat Baru

WIB

Aliansi.co,Jakarta – Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, memberikan pengarahan langsung kepada para Pejabat Administrator dan Pengawas yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Gelatik Utama, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, pada Kamis (6/11).

Sebanyak 151 pejabat yang baru dilantik sehari sebelumnya, Rabu (5/11) di Halaman Balai Kota, mengikuti pengarahan tersebut sebagai langkah awal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Pemkot Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gabungan, Pramono Tekankan Profesionalisme dalam Operasi Lintas Jaya Mudik Lebaran

Dalam arahannya, Anwar menekankan sejumlah poin penting yang harus menjadi pegangan seluruh pejabat baru, yakni integritas dan akuntabilitas yang mutlak, adaptasi terhadap tugas dan tanggung jawab baru, inovasi serta efisiensi dalam pelayanan, kolaborasi dan soliditas tim, serta orientasi pada hasil kerja nyata.

“Saya yakin dan percaya bahwa bapak dan ibu adalah orang-orang pilihan yang memiliki kualifikasi dan integritas untuk mengemban tugas ini,” ujar M Anwar, dikutip Jumat (7/11/2025).

Baca Juga :  Pemprov DKI Angkat Bicara soal ASN Boleh Poligami, Tegaskan Pergub Kawin-Cerai

Selain itu, dirinya juga mengingatkan agar seluruh jajaran pemerintah sigap menghadapi kondisi wilayah, khususnya potensi bencana pohon tumbang dan banjir yang sering terjadi di Jakarta Selatan.

“Maka itu saya amanahkan juga untuk melakukan pemangkasan pohon secara merata dan sigap memberikan pertolongan kepada warga terdampak bencana,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anwar menekankan pentingnya menjaga pelayanan publik tetap optimal.

Baca Juga :  Jakarta Selatan Sabet Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi DKI 2023

Ia meminta seluruh aparatur untuk menjalankan tugas sesuai tupoksi dan ketentuan peraturan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan profesionalitas dan kehati-hatian.

“Kita sebagai pamong harus siap dalam kondisi apapun, namun juga harus meningkatkan kehati-hatian. Berjalan sesuai koridor hukum dan batasan pelayanan agar tidak melanggar aturan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...