Susatyo meminta kepada masyarakat ikut membantu pihak kepolisian guna melaporkan apabila bertemu dengan enam buron tersebut.
“Apabila masyarakat mengetahui keberadaan enam orang yang masih DPO, agar bisa menghubungi kepolisian terdekat ataupun call center Satreskrim Jakpus pada nomor 0812-8070-6629,” ujarnya.
Susatyo menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang membantu para tahanan kabur ataupun berupaya menghambat pencarian polisi terhadap para tahanan tersebut.
“Kemudian kami juga mengimbau kepada pihak keluarga atau kerabat yang turut membantu pelarian dalam bentuk apa pun. Akan dikenakan sanksi yang tegas,” kata Susatyo.
Diberitakan, sebanyak 16 tahanan Polsek Metro Tanah Abang melarikan diri dari dalam ruang tahanan, Senin (19/2/2024) dini hari.
Dengan menggunakan kain sajadah, mereka kabur lewat ventilasi atau lubang udara salah satu ruangan sel.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo menjelaskan, dua tahanan yang kabur kini berhasil ditangkap kembali oleh Polsek Metro Tanah Abang.
“Saat ini masih proses pengejaran terhadap 14 orang tahanan lainnya yang lolos dari ruang sel tahanan Polsek Tanah Abang,” katanya dalam keterangan resmi kepada wartawan, Senin (19/2/2024).
Menurut Susatyo, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat dan Kapolsek Metro Tanah Abang sudah membentuk tim khusus untuk memburu ke 14 tahanan tersebut.
Dia menuturkan, peristiwa 16 tahanan ini bisa melarikan diri sekira pukul 02.40 WIB masih didalami oleh Polsek Metro Tanah Abang.
Informasi kaburnya 16 tahanan itu diketahui dari laporan warga yang tinggal di belakang Mapolsek Metro Tanah Abang.
“Saat itu Polsek Tanah Abang mendapat laporan warga belakang bahwa ada sekelompok orang tidak dikenal berlarian. Kemudian petugas Polsek melakukan pengecekan ruang tahanan dan didapati satu ruang sel ventilasi nya terbuka,” ucap Susatyo.
Seketika, lanjut Susatyo anggota Polsek Metro Tanah Abang berlari ke arah belakang tempat para tahanan kaburr. (Rbn/Red)
