Sabtu, Oktober 3, 2026

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

WIB

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku.

Peristiwa berdarah itu diduga kuat dilatarbelakangi dendam kesumat pelaku terhadap korban yang berakar dari peristiwa lama di Jakarta.

Kapolres Maluku Tenggara Rian Suhendi mengatakan, pelaku meyakini korban terlibat dalam kematian anggota keluarganya beberapa tahun lalu.

Keyakinan tersebut menjadi pemicu utama aksi penyerangan yang berujung fatal.

“Motifnya adalah dendam pribadi. Permasalahan sebelumnya antara pelaku dengan korban ini dulu terjadi di Jakarta,” ujar Rian dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).

Baca Juga :  Tersandung Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara, Ketua HIPMI Jakarta Timur Ditangkap Bareskrim

Menurut dia, dendam itu berkaitan dengan kematian saudara pelaku bernama Fenansius Wadanubun atau FW, yang tewas dalam kasus pembunuhan di wilayah Bekasi.

Pelaku menduga korban merupakan otak di balik peristiwa tersebut.

“Dendam itu muncul karena korban diduga sebagai otak di balik pembunuhan saudara mereka berinisial FW yang terjadi di Jakarta, tepatnya di samping Apartemen Metro Galaxy, Kalimalang, Bekasi,” kata dia.

Baca Juga :  Legislator PDIP Ismail Thomas Ditetapkan Sebagai Tersangka Pemalsuan Dokumen Izin Tambang

Peristiwa penusukan sendiri terjadi sesaat setelah korban tiba di Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara, Minggu (19/4/2026).

Korban baru saja mendarat setelah menempuh penerbangan dari Bandara Pattimura, Ambon.

Setibanya di bandara, Nus Kei dijemput oleh pihak keluarga.

Namun, beberapa menit kemudian, seorang pria tak dikenal yang mengenakan masker dan jaket merah tiba-tiba mendekati korban dan langsung melakukan penikaman.

Dalam kondisi terluka, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berjalan menuju ruang tunggu bandara.

Baca Juga :  Kombes Hengki Haryadi Buka Suara soal Peristiwa Penembakan Kelompok John Kei dan Nus Kei

Pihak keluarga yang panik kemudian segera membawa korban ke rumah sakit sekitar pukul 11.10 WIT.

Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak tertolong.

Nus Kei dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.44 WIT akibat pendarahan hebat dan kerusakan pada organ vital.

Polisi saat ini masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas pelaku serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...