Kamis, April 16, 2026

Buntut Viral Izin Ngonten, Pramono Mau Rekrut Ormas Jadi Mitra Kebersihan Taman

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur terpilih Jakarta, Pramono Anung berencana menjadikan ormas sebagai mitra kerja jika dirinya sudah dilantik menjadi gubernur.

Namun, Promono mengatakan, jadi mitra petugas kebersihan taman, ormas tidak boleh melakukan pungutan liar.

Hal itu dikatakan Pramono menanggapi pungutan liar mengatasnamakan ormas di kawasan Blok M, Jakarta Selatan yang viral di media sosial.

“Jadi kalau nanti saya dilantik, salah satu hal yang akan saya tangani adalah pungli yang ada di lapangan,” kata Pramono di kawasan GBK, Jakarta, Minggu (12/1/2025).

Baca Juga :  Antisipasi Ajakan Provokasi, Polisi Awasi Live di Medsos saat Berlangsung Demo Buruh

“Jadi ormas akan juga menjadi mitra kami, tetapi mereka tidak boleh melakukan pungutan liar, itu intinya, bahwa mereka harus dipekerjakan, diberikan ruang untuk itu,” sambungnya.

Pramono berjanji akan membereskan berbagai permasalahan pungli untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global

Dia menegaskan bahwa kasus pungli di tempat umum seperti di taman kawasan Blok M tidak boleh lagi terjadi.

Baca Juga :  Gedung ATR/BPN Kebakaran, Menteri Nusron Buka Suara Hasil Penyelidikan

“Karena Jakarta sebagai kota global salah satu hal yang harus diperbaiki adalah pungutan-pungutan liar, seperti itu tidak boleh terjadi. Jadi yang seperti itu tentunya kita akan tangani,” ucap Pramono.

Sebelumnya, viral video di media sosial yang memperlihatkan pengunjung Taman Literasi yang sedang membuat konten ditegur oleh pria mengatasanamakan ormas.

Pria itu kemudian bertanya kepada pengunjung itu terkait izin ngonten di lokasi taman.

“Ini izin ke siapa? Izin ke siapa ini,” ucap pria tersebut.

Baca Juga :  Tak Sesuai Komitmen, Dewi Protes Tanah Keluarganya Sudah Dibangun Calon Pembeli

“Hah? Enggak ada izin, emang harus ada izin ya di sini? Bukannya ini tempat umum?” sahut pengunjung itu.

“Iyalah, kalau enggak mau ada yang ngurusin ya di tengah jalan, enggak yang ngurus. Kalau kayak di taman, M Bloc (harus ada izin),” ujar pria itu lagi.

“Emang siapa yang ngurus?” kata pengunjung tersebut.

“Ada, pemuda pancasila,” timpal pria itu.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...