Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mendatangi rumah balita Athariz Alsaki (3) yang hanyut terbawa arus banjir di Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
Munjirin dan Camat Tebet Dyan Airangga serta jajaran lainnya, datang melayat dan bertakziah usai korban ditemukan tim SAR pada Rabu (5/3/2025) dini hari.
“Kami menyampaikan turut berbelasungkawa kepada keluarga. Tentunya harapan kami, semoga anak ini membawa pahala bagi kedua orang tuanya,” kata Munjirin usai bertakziah sekaligus memberikan bantuan kedukaan kepala keluarga.
“Orang tua dan keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan,” sambungnya.
Munjirin memastikan akan membantu seluruh kebutuhan proses pemakaman korban
Ia mengatakan seluruh kebutuhan perlengkapan jenazah hingga proses pemakaman sudah ditanggung jajarannya.
“Perlengkapan jenazah seperti kain kafan dan lainnya, hingga pemakamannya di Taman Pemakaman Umum Menteng Pulo sudah kami urus,” terangnya.
Munjirin menambahkan, saat ini pihaknya juga sudah melakukan koordinasi kepada semua stakeholder di Jakarta Selatan untuk melakukan penanganan genangan secara maksimal, terutama nantinya juga pembersihan semua jajaran harus turun membantu warga.
“Seluruh jajaran, baik ASN, PJLP, dan unsur lainnya kita dorong untuk terus turun membantu penanganan pascabencana ini,” tandasnya.
Korban Athariz Alsaki yang hanyut terseret arus banjir Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan ditemukan tewas.
Korban hanyut akibat perahu evakuasi terbalik.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan Syamsul Huda mengungkapkan pihaknya mengerahkan puluhan personel membantu tim SAR gabungan usai korban dilaporkan hanyut terbawa arus banjir.
“Alhamdulillah korban sudah berhasil ditemukan pada pukul 01.00 WIB dini hari. Ditemukan tidak jauh dari titik awal korban terbawa arus,” ujar Huda.
Diberitakan sebelumnya, seorang balita hanyut terbawa arus banjir di Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (4/3/2025).
Bocah laki-laki itu dilaporkan hanyut setelah perahu karet yang membawanya evakuasi terbalik karena diterjang derasnya arus banjir.
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohammad Yohan membeberkan, kejadian tersebut terjadi ketika tim SAR mengevakuasi warga Kebon Baru yang kebanjiran pada Selasa (4/3/2024) sekitar pukul 15.51 WIB.
Tm SAR sudah berhasil mengevakuasi sejumlah warga dari rumah yang kebanjiran menggunakan perahu karet.
“Namun, di perjalanan perahu karet yang membawa korban terbalik akibat arus yang sangat deras, ” katanya, Selasa.
