Selasa, Mei 19, 2026

Rekaman CCTV Detik-detik Kepala Cabang BRI Disergap Penculik hingga Ditemukan Tewas di Cikarang

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Tragedi memilukan menimpa Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta.

Pria berusia 38 tahun itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah tanah lapang di kawasan Cikarang, Bekasi, pada Selasa (20/8/2025).

Korban diduga diculik sebelum akhirnya tewas.

Detik-detik penculikan Ilham terekam dalam rekaman CCTV di area parkir Lotte Grosir, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Berdasarkan keterangan yang diterima dari pihak keluarga, korban baru saja menyelesaikan pertemuan bisnis secara offline dengan pihak Lotte Grosir sebelum kejadian berlangsung.

Baca Juga :  Viral Preman Kampung Ngamuk Minta THR, Bawa Celurit Acak-acak Kedai Bakmi

“Hasil pemeriksaan CCTV, mobil pelaku datang tidak lama setelah mobil Pak Ilham masuk dan tampak mengintai,” ujar pihak keluarga dalam keterangan tertulisnya kepada media, dikutip Kamis (21/8/2025).

Saat Ilham hendak memasuki mobil pribadinya di area parkir, pelaku yang mengendarai mobil putih langsung menyergap dan memaksanya masuk ke dalam kendaraan tersebut.

Kejadian berlangsung cepat di tengah situasi parkiran yang saat itu tampak sepi.

Baca Juga :  Tangkap 2 Pegawai Maskapai, Bareskrim Ungkap Penyelundupan Narkoba di Bandara Soetta 

“Korban langsung dipaksa masuk ke dalam mobil putih oleh pelaku, yang kemudian segera meninggalkan lokasi. Sempat ada orang yang mencurigai tindakan tersebut, namun tidak sempat mengejarnya,” lanjut keterangan pihak keluarga.

Beberapa jam setelah dinyatakan hilang, jasad Ilham ditemukan tergeletak di sebuah lahan kosong di kawasan Cikarang.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa Ilham menjadi korban penculikan yang berujung pada pembunuhan.

Baca Juga :  Pembantu Sri Mulyani Jadi Tersangka Korupsi Jiwasraya Rp 16 Triliun, Sosoknya Tak Asing di Kemenkeu

Pihak keluarga pun telah melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Timur.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Laporan telah kami terima dan saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif. Kami berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengungkap pelaku dan motif dari kejahatan ini,” tegas AKBP Dicky saat dikonfirmasi wartawan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...