Rabu, Agustus 19, 2026

Kejaksaan Minta RW di Jaksel Waspadai Modus Kejahatan Pertanahan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan menegaskan pentingnya peran pengurus Rukun Warga (RW) sebagai garda terdepan dalam mencegah sengketa dan kejahatan pertanahan di wilayah Jakarta Selatan.

Penegasan ini disampaikan dalam kegiatan Penerangan Hukum dan Pelayanan Hukum yang diikuti ratusan pengurus RW dari 65 kelurahan yang digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (19/11/2025).

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin menyebut RW memiliki posisi strategis sebagai pihak yang pertama kali mengetahui potensi konflik pertanahan di lingkungannya.

Baca Juga :  DPRD Soroti Gedung Tanpa SLF, Desak Pemprov DKI Ambil Tindakan Tegas

“Pengurus lingkungan adalah ujung tombak. Mereka yang paling tahu perkembangan di lapangan. Karena itu, peran RW sangat penting dalam deteksi dini persoalan tanah,” ujarnya.

Mukhlisin menambahkan, percepatan pembangunan di Jakarta Selatan membuat isu pertanahan semakin sensitif.

Pemerintah kota, kata dia, telah memperkuat koordinasi dengan BPN, Kejaksaan, dan Kepolisian, namun peran masyarakat tetap menjadi kunci pencegahan.

Baca Juga :  Inspektorat Edukasi Gerakan Anti Korupsi ke Pelajar, Singgung Bullying hingga Judi Online

“Kami mendorong Lurah, Camat, RT, dan RW untuk aktif memberikan edukasi kepada warga serta menjaga administrasi pertanahan berjalan transparan,” katanya.

Asisten Intelijen (Asintel) Kejati DKI Jakarta, Hutamrin menegaskan, persoalan pertanahan tidak bisa direkayasa dan pada akhirnya selalu terungkap.

“Permasalahan tanah itu ibarat catatan yang tidak bisa dihapus. Kalau hari ini tidak ketahuan, besok atau lusa tetap akan muncul,” tegasnya.

Baca Juga :  Beasiswa ke Jepang Tembus Rp 910 Juta per Tahun, Rano Karno Tekankan Akuntabilitas

Menurut Hutamrin, RW memegang peran krusial sebagai sumber informasi awal bagi kejaksaan dan aparat penegak hukum.

“Kami tidak bisa bekerja sendirian. Informasi dari pengurus lingkungan sangat menentukan. Karena itu, apa yang dipelajari hari ini harus diteruskan kepada warga,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...