Sabtu, Oktober 3, 2026

Trotoar di Pondok Indah Terbengkalai Usai Dibongkar Tanpa Izin, Bina Marga Minta Satpol PP Turun Tangan

WIB

Aliansi.co,Jakarta – Trotoar di Jalan Metro Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terbengkalai usai dibongkar tanpa izin.

Kondisi tersebut dinilai membahayakan pejalan kaki.

Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Selatan pun meminta Satpol PP turun tangan untuk menertibkan pemilik bangunan yang melakukan pembongkaran.

Kepala Sudin Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengatakan pihaknya akan segera melayangkan surat kepada Satpol PP dan pihak kecamatan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Bila ternyata mereka masih bergerak, maka kita akan segera bersurat ke Satpol PP dan kecamatan untuk melakukan penertiban,” ujar Rifki saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga :  Terungkap, Pembongkaran Trotoar di Pondok Indah Ternyata untuk Akses Hotel 

Rifki menyebut, sebelumnya pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak ke lokasi dan mengingatkan agar pekerjaan dihentikan sampai perizinan dipenuhi.

Menurutnya, pembongkaran trotoar hanya boleh dilakukan setelah izin resmi diterbitkan.

“Iya, pekerjaan boleh dilakukan bila sudah terbit izinnya,” kata Rifki.

Namun demikian, kondisi di lapangan justru kian memprihatinkan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa siang, konblok trotoar di sepanjang sisi Jalan Metro Pondok Indah sudah dibongkar dan tidak terpasang kembali.

Tanah galian tampak terbuka, bahkan di beberapa titik membentuk cekungan memanjang sejajar badan jalan.

Puing konblok, batu, dan tanah bercampur terlihat menumpuk di atas jalur trotoar. Sebagian material berada di dekat pagar seng bangunan di sisi kiri jalan.

Baca Juga :  Pj Gubernur DKI Cabut Perda Tentang Penataan Kepulauan Seribu, Dasarnya Apa?

Tidak tampak adanya pembatas area maupun rambu pengamanan.

Akibatnya, trotoar tersebut sama sekali tidak dapat dilalui pejalan kaki karena tertutup material dan galian.

Di sisi kanan, kendaraan bermotor melintas tepat di samping lokasi kerusakan, hanya dipisahkan oleh kanstin jalan.

Kondisi ini memaksa pejalan kaki berjalan lebih dekat ke badan jalan dan meningkatkan risiko keselamatan.

Rifki menegaskan, Sudin Bina Marga Jakarta Selatan sebelumnya telah menghentikan aktivitas pembongkaran dan meminta agar trotoar dikembalikan ke kondisi semula.

Baca Juga :  Tinjau Pelaksanaan MBG Hari Pertama, Wali Kota Jaksel Lihat Menu Tanpa Susu 

“Sudah dilakukan penyetopan dan diminta untuk perbaikan kembali ke kondisi semula,” ujar Rifki, Rabu (28/1).

Ia memastikan pembongkaran konblok di lokasi tersebut dilakukan tanpa izin.

Pengecekan lapangan juga telah dilakukan bersama tim kelurahan.

“Sudah dilakukan pengecekan ke lokasi aduan bersama tim kelurahan, pembongkaran dilakukan tanpa perizinan,” katanya.

Belakangan diketahui, pembongkaran trotoar dilakukan langsung oleh pemilik bangunan yang tengah melakukan renovasi.

“Yang membongkar pemilik bangunan, karena mereka sedang melakukan renovasi,” ujar Rifki.

Saat ditanya mengenai tujuan pembongkaran trotoar tersebut, Rifki mengaku belum mengetahui secara pasti.

“Saya kurang jelas. Yang jelas sudah dihentikan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...