Rabu, Juni 10, 2026

Trotoar di Pondok Indah Terbengkalai Usai Dibongkar Tanpa Izin, Bina Marga Minta Satpol PP Turun Tangan

WIB

Aliansi.co,Jakarta – Trotoar di Jalan Metro Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terbengkalai usai dibongkar tanpa izin.

Kondisi tersebut dinilai membahayakan pejalan kaki.

Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Selatan pun meminta Satpol PP turun tangan untuk menertibkan pemilik bangunan yang melakukan pembongkaran.

Kepala Sudin Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengatakan pihaknya akan segera melayangkan surat kepada Satpol PP dan pihak kecamatan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Bila ternyata mereka masih bergerak, maka kita akan segera bersurat ke Satpol PP dan kecamatan untuk melakukan penertiban,” ujar Rifki saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga :  Pj Gubernur Teguh Teken Pergub soal ASN DKI Boleh Poligami, Berlaku Syarat dan Ketentuan

Rifki menyebut, sebelumnya pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak ke lokasi dan mengingatkan agar pekerjaan dihentikan sampai perizinan dipenuhi.

Menurutnya, pembongkaran trotoar hanya boleh dilakukan setelah izin resmi diterbitkan.

“Iya, pekerjaan boleh dilakukan bila sudah terbit izinnya,” kata Rifki.

Namun demikian, kondisi di lapangan justru kian memprihatinkan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa siang, konblok trotoar di sepanjang sisi Jalan Metro Pondok Indah sudah dibongkar dan tidak terpasang kembali.

Tanah galian tampak terbuka, bahkan di beberapa titik membentuk cekungan memanjang sejajar badan jalan.

Puing konblok, batu, dan tanah bercampur terlihat menumpuk di atas jalur trotoar. Sebagian material berada di dekat pagar seng bangunan di sisi kiri jalan.

Baca Juga :  Trotoar yang Tak Lagi Seragam di Pondok Indah, Berbeda Usai Dibongkar Pasang

Tidak tampak adanya pembatas area maupun rambu pengamanan.

Akibatnya, trotoar tersebut sama sekali tidak dapat dilalui pejalan kaki karena tertutup material dan galian.

Di sisi kanan, kendaraan bermotor melintas tepat di samping lokasi kerusakan, hanya dipisahkan oleh kanstin jalan.

Kondisi ini memaksa pejalan kaki berjalan lebih dekat ke badan jalan dan meningkatkan risiko keselamatan.

Rifki menegaskan, Sudin Bina Marga Jakarta Selatan sebelumnya telah menghentikan aktivitas pembongkaran dan meminta agar trotoar dikembalikan ke kondisi semula.

Baca Juga :  Tertinggi se-DKI Kumpulkan ZIS, Pemkot Jakarta Selatan Diganjar Penghargaan oleh Baznas

“Sudah dilakukan penyetopan dan diminta untuk perbaikan kembali ke kondisi semula,” ujar Rifki, Rabu (28/1).

Ia memastikan pembongkaran konblok di lokasi tersebut dilakukan tanpa izin.

Pengecekan lapangan juga telah dilakukan bersama tim kelurahan.

“Sudah dilakukan pengecekan ke lokasi aduan bersama tim kelurahan, pembongkaran dilakukan tanpa perizinan,” katanya.

Belakangan diketahui, pembongkaran trotoar dilakukan langsung oleh pemilik bangunan yang tengah melakukan renovasi.

“Yang membongkar pemilik bangunan, karena mereka sedang melakukan renovasi,” ujar Rifki.

Saat ditanya mengenai tujuan pembongkaran trotoar tersebut, Rifki mengaku belum mengetahui secara pasti.

“Saya kurang jelas. Yang jelas sudah dihentikan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...