Sabtu, Juli 4, 2026

Setahun Kepemimpinan, Pramono Soroti Larangan Makan Daging Anjing dan Kucing

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Memasuki satu tahun kepemimpinannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti kebijakan larangan makan daging anjing dan kucing sebagai salah satu langkah progresif yang telah diambil Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pramono mengklaim, Jakarta menjadi provinsi yang mengawali aturan tersebut di tengah belum banyaknya daerah lain yang memiliki regulasi serupa.

“Jakarta termasuk yang mengawali dan menjadi satu-satunya provinsi yang melarang konsumsi daging anjing dan kucing. Sebagian besar provinsi belum memiliki aturan tersebut, Jakarta yang mengawalinya,” ujar Pramono saat acara “Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah” di Taman Ayodya, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).

Ia menilai kebijakan tersebut bukan sekadar aturan administratif, melainkan bagian dari komitmen membangun Jakarta yang lebih beradab dan berkelanjutan, termasuk dalam aspek perlindungan hewan serta kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Marak Bentrokan Warga, Pemkot Jaktim Siapkan Satgas hingga Pos Pantau Tawuran

Selain menyoroti larangan tersebut, Pramono juga memaparkan sejumlah capaian selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Rano Karno.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Jakarta mencapai 5,21 persen, lebih tinggi dibandingkan angka nasional sebesar 5,11 persen.

Bahkan pada triwulan IV, pertumbuhan ekonomi Jakarta menembus 5,71 persen.

“Saya yakin, seyakin-yakinnya, mudah-mudahan tahun ini akan jauh lebih baik karena beberapa perbaikan mendasar yang kami lakukan,” katanya.

Di bidang sosial, Pemprov DKI tetap mempertahankan anggaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dengan total sekitar Rp 2 triliun.

Baca Juga :  Wali Kota Munjirin Apresiasi Forum Diskusi Dewan Kota Jakarta Selatan

Tercatat sebanyak 707.513 siswa menerima KJP dan 16.920 mahasiswa menerima KJMU.

“Total anggaran keduanya kurang lebih Rp 2 triliun dan tidak akan kami kurangi. Untuk program pemutihan ijazah ada lebih dari 6.000 penerima. Semua ini akan kami teruskan,” tegasnya.

Sebanyak 213.000 warga juga menerima bantuan sosial melalui Kartu Lansia Jakarta, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta, dan Kartu Anak Jakarta.

Di sektor kesehatan, layanan diperkuat melalui 31 rumah sakit, 44 puskesmas kecamatan, dan 292 puskesmas pembantu, serta rencana pembangunan dua rumah sakit baru.

Baca Juga :  Hancur Terbengkalai, Pembongkaran Trotoar di Pondok Indah Disebut Pelanggaran Serius

Meski demikian, Pramono mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, seperti kemacetan, banjir, dan polusi udara.

“Masih banyak pekerjaan rumah, seperti kemacetan, banjir, dan polusi. Namun, kami berkomitmen untuk terus mengurangi persoalan mendasar tersebut secara bertahap dan terukur,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan Jakarta dilakukan secara kolaboratif bersama DPRD, jajaran Balai Kota, dan masyarakat.

Momentum satu tahun pemerintahan ini, kata dia, menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk mewujudkan Jakarta yang lebih inklusif, transparan, dan berkelanjutan.

“Kami membuka diri terhadap masukan dan kritik. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan membawa manfaat nyata bagi warga Jakarta,” tuturnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...