Senin, Juni 1, 2026

Sebabkan Polusi Udara, Heru Budi Minta Lurah-Camat Semprot Pembakar Sampah Sembarangan di Jakarta

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta Lurah dan Camat di DKI Jakarta menyemprot pembakar sampah sembarangan di lingkungan pemukiman.

Heru berharap langkah ini bisa menyadarkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah di lingkungan tempat tinggalnya karena bisa menyebabkan polusi udara.

“Saya minta Camat, Lurah, ini untuk menyadarkan masyarakat untuk tidak bakar sampah di lingkungannya,” kata Heru dalam keterangannya kepada wartawan dikutip, Jumat (1/9/2023).

Heru menyampaikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga telah melakukan penegakan hukum terhadap industri yang mencemari udara Jakarta.

Baca Juga :  Heru Budi Akan Kumpulkan Istri-Anggota Satpol PP yang Terlibat Judi Online

“Pemda DKI bersama KLHK sedang melakukan penegakan hukum terhadap industri-industri,” ujarnya.

Selain itu, Heru menyatakan akan menggelar pertemuan dengan pemilik gedung-gedung tinggi di Jakarta untuk membahas terkait pemasangan water mist sebagai upaya menekan polusi udara.

“Hari Senin sedang dilakukan rapat dengan pemilik gedung-gedung tinggi di Jakarta. Jadi ada tiga tahap nanti yang dilakukan untuk melakukan komunikasi, sosialisasi, dan juga saya minta Dinas Lingkungan Hidup bersama narasumber dari BMKG, bersama dengan KLHK untuk mensosialisasikan ini,” ucapnya.

Baca Juga :  89 Pelanggar IMB Diseret Sudin Citata Jaksel ke Meja Hijau

Sebelumnya, Heru menyampaikan untuk mengatasi polusi udara, tidak bisa dari DKI Jakarta saja, tetapi harus bekerja sama dengan berbagai daerah seperti Bogor Depok dan Bekasi.

“Memang namanya polusi tidak bisa Jakarta sendiri, tapi harus Jabodetabek, tidak bisa sendiri untuk mengatasi itu. Oleh maka dari itu, teman-teman dari Bogor, Depok dan Bekasi nanti turut serta mendengarkan atau memberikan saran dan hasil diskusi,” ujar Heru dalam diskusi di Hotel Shangri La, Jakarta Pusat, pada Senin (28/8/2023).

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Sosialisasikan Program Gempar ke Warga, Untuk Apa?

Kemudian, ia meminta Wali Kota Depok, Bupati Bogor maupun Bekasi untuk sama-sama menurunkan polusi. Sehingga polusi bisa berkurang.

“Tolong pak Bupati, pak Wali Kota juga kita sama-sama menurunkan polusi, Jakarta tidak bisa sendiri karena cukup luas area yang terdampak,” kata Heru.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...