Aliansi.co,Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan (Wali Kota Jaksel) Syafrin Liputo menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) hingga pelaku usaha dalam persiapan aktivasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan HBKB yang resmi dimulai pada Minggu (7/6) dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Syafrin mengatakan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan telah melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan HBKB di kawasan Rasuna Said yang akan digelar setiap pekan.
Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan ruang publik baru bagi masyarakat tersebut.
“Hari ini Pak Gubernur akan mencanangkan HBKB Jalan HR Rasuna Said digelar setiap minggu. Tentu keseluruhannya kami sudah persiapkan, termasuk koordinasi dengan seluruh stakeholder baik itu internal Pemprov DKI Jakarta maupun para pelaku usaha dan juga organisasi kemasyarakatan agar aktif di dalam penyelenggaraan HBKB di Jalan Rasuna Said,” ujar Syafrin di HBKB Rasuna Said, Minggu (7/6/2026).
Ia menjelaskan, aktivasi Jalan HR Rasuna Said sebagai lokasi HBKB bertujuan menyediakan ruang terbuka bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus melakukan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan setiap hari Minggu.
HBKB di Jalan Rasuna Said resmi dibuka oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai alternatif ruang publik sehat bagi warga.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa pelaksanaan perdana HBKB di kawasan Kuningan mendapat respons positif dari masyarakat.
Berdasarkan interaksinya dengan warga, mayoritas menginginkan kegiatan tersebut terus berlanjut.
“Hari ini Pemprov DKI Jakarta secara resmi memulai kegiatan Car Free Day di Jalan Rasuna Said atau Kuningan. Sebagian besar, hampir 95 hingga 96 persen masyarakat yang saya temui mengharapkan Car Free Day ini menjadi kegiatan yang berkelanjutan,” kata Pramono usai berjalan kaki bersama warga.
Menurut Pramono, kawasan Rasuna Said memiliki potensi besar menjadi pusat aktivitas masyarakat karena didukung akses transportasi publik yang memadai, lingkungan yang nyaman, serta lokasinya yang strategis di pusat bisnis Jakarta.
“Pelaksanaan HBKB berlangsung setiap Minggu pukul 05.30 hingga 09.00 WIB,” ujarnya.
