Sabtu, Oktober 3, 2026

Usai Diamuk Massa di Tanah Abang, Pengemudi Fortuner Pilih Pulang dengan Orang Tuanya

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pengemudi mobil Toyota Fortuner yang menjadi sasaran amuk massa di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, akhirnya dijemput oleh orang tuanya setelah sempat diamankan polisi untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pengemudi berinisial ES (44) bersama kendaraan yang dikemudikannya ditemukan anggota kepolisian di lokasi kejadian dan kemudian dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang.

“Dan kemudian untuk pengemudi Fortuner dan mobil Fortuner dari TKP ditemukan oleh Briptu Deri (anggota SPKT) dibawa ke kantor polsek lanjut,” kata Dhimas saat dihubungi wartawan, Minggu (7/6/2026).

Baca Juga :  Halalbihalal di Balai Kota Jakarta, Ketua DPRD: Dosa Kita Sudah Hilang di Sini

Menurut Dhimas, saat petugas berupaya menggali informasi terkait kronologi kejadian, ES tidak dapat memberikan keterangan yang jelas.

“Saat ditanya-tanya dengan tujuan untuk mengetahui kronologis kejadian dan menentukan pembuatan LP namun yang bersangkutan tidak nyambung (seperti orang kebingungan),” ujarnya.

Tak lama setelah itu, orang tua ES datang ke Polsek Metro Tanah Abang untuk menemui petugas.

Setelah berkomunikasi dengan pihak kepolisian, keluarga memutuskan tidak membuat laporan polisi dan membawa ES pulang bersama kendaraannya.

Baca Juga :  Anggota Polres Jaksel Mendadak Jalani Tes Urine, Dijaga Ketat Propam

“Dan selang sekitar 20 menit kemudian bahwa orang tuanya datang ditemui oleh Ka SPKT Aiptu Hari Santosa dan disaat ditanya, tidak mau membuat laporan dan kemudian membawa anaknya pulang berikut mobilnya,” tutur Dhimas.

Dalam penyelidikan awal, polisi juga tidak menemukan adanya laporan kecelakaan lalu lintas di Jalan KH Mas Mansyur pada waktu kejadian sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

“Setelah dilakukan pengecekan pada waktu kejadian untuk lakanya tidak ada Jalan Mas Mansyur,” kata Dhimas.

Baca Juga :  Bahagianya Emak-emak UMKM Jalani Kurasi di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung

Sebelumnya, sebuah mobil Toyota Fortuner menjadi sasaran amukan massa di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Peristiwa tersebut viral setelah video kejadian beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, tampak warga mengerumuni kendaraan berwarna hitam itu dan merusak sejumlah bagian mobil hingga mengalami kerusakan cukup parah.

Narasi yang beredar menyebut aksi massa dipicu dugaan tabrak lari yang dilakukan pengemudi Fortuner.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...