Sabtu, Oktober 3, 2026

Pansus DPRD Soroti Optimalisasi Aset DKI, Singgung Lahan Terbengkalai di Wilayah

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Panitia Khusus (Pansus) DPRD DKI Jakarta menyoroti masih banyaknya aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Dalam proses pendataan dan evaluasi, Pansus menemukan sejumlah lahan dan aset yang berada di luar wilayah Jakarta dalam kondisi terbengkalai sehingga belum memberikan manfaat bagi masyarakat maupun daerah.

Temuan tersebut mengemuka dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2 APBD) Tahun Anggaran 2025.

DPRD menilai persoalan aset daerah masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan melalui langkah penataan yang lebih terintegrasi.

Anggota Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Syahroni mengatakan, pengelolaan aset daerah tidak hanya menghadapi persoalan administrasi, tetapi juga terkendala masalah penguasaan oleh pihak ketiga, sengketa hukum, hingga aset yang tidak dimanfaatkan secara produktif.

Baca Juga :  Kemacetan Jakarta Kian Parah, Gubernur Pramono Diminta Evaluasi Kadishub

“Banyak aset yang dikelola secara tidak tertib, termasuk apartemen atau lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berada di luar wilayah Jakarta namun tidak dimanfaatkan secara optimal,” kata Syahroni dalam keterangannya, dikutip Jumat (12/6/2026).

Menurut dia, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena aset daerah seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan publik maupun meningkatkan pendapatan daerah.

Karena itu, Fraksi PAN meminta Pemprov DKI menyiapkan strategi yang jelas dalam menertibkan dan mengoptimalkan aset-aset yang terbengkalai.

Baca Juga :  Ternyata Heru Budi Sudah Teken Besaran Gaji PJLP DKI dari Rp 4,6 Juta Naik jadi...

“Bagaimana strategi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menertibkan pengelolaan aset yang terbengkalai, khususnya apartemen dan lahan di luar wilayah Jakarta, agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat?” ujarnya.

Syahroni menjelaskan, penataan aset perlu dilakukan secara menyeluruh mulai dari pendataan ulang, penertiban administrasi, penyelesaian status hukum, hingga penyusunan skema pemanfaatan yang produktif.

Dengan langkah tersebut, aset yang selama ini tidak termanfaatkan dapat dialihkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, seperti fasilitas pelayanan publik, ruang sosial, maupun sumber pendapatan daerah.

Selain menyoroti aset yang berada di luar Jakarta, DPRD juga terus mendorong percepatan penyelesaian penyerahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) dari para pengembang.

Baca Juga :  Gunakan Aset Dinas Pendidikan Jakarta, Pemancingan Liar di Jagakarsa Ditertibkan

Hingga kini, masih terdapat sejumlah pengembang yang belum memenuhi kewajiban menyerahkan lahan kepada pemerintah daerah.

Untuk mempercepat penyelesaian persoalan tersebut, DPRD DKI Jakarta telah membentuk Pansus yang bertugas mengawal proses penyerahan aset sekaligus memastikan seluruh aset daerah tercatat dan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

“Saat ini, fokus utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD meliputi penyelesaian penyerahan fasilitas sosial dan umum dari pengembang serta optimalisasi aset di luar kota,” tutur Syahroni.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...