Sabtu, Oktober 3, 2026

Besok Puncak HUT Jakarta di HI, Begini Rekayasa Lalin Dishub DKI

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas (lalin) secara situasional di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta, Sabtu (27/6/2026) besok.

Pengaturan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran HUT ke-499 Kota Jakarta yang berlangsung pukul 14.00 hingga 23.00 WIB.

Sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi acara akan diatur secara bertahap menyesuaikan kondisi lalu lintas dan kepadatan pengunjung.

Masyarakat pun diminta mengantisipasi perjalanan, terutama bagi pengendara yang melintas di kawasan pusat kota.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, rekayasa lalu lintas diterapkan untuk memastikan kegiatan perayaan dapat berjalan aman tanpa mengganggu mobilitas warga secara berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan sebisa mungkin menggunakan transportasi umum. Pengaturan ini dilakukan agar perayaan berlangsung aman dan tertib, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas warga di sekitar kawasan Bundaran HI,” ujar Budi melalui keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga :  Soroti Rekayasa Lalin Pasar Santa, DPR Sebut Kebijakan Heru Budi Bikin Jakarta Mundur 

Ruas yang akan terdampak pengaturan lalu lintas meliputi Jalan Jenderal Sudirman pada segmen Bundaran HI hingga Dukuh Atas, Jalan M.H. Thamrin, Jalan M.

Mashabi, serta Jalan Sutan Syahrir dan Jalan Imam Bonjol pada segmen Jalan Agus Salim hingga Bundaran HI.

Selain itu, pengaturan juga berpotensi dilakukan di Jalan Kotabumi, Jalan Teluk Betung, serta Jalan Sumenep.

Dishub akan menyesuaikan skema di lapangan berdasarkan situasi arus kendaraan selama rangkaian acara berlangsung.

Bagi pengendara dari Harmoni menuju Semanggi, Dishub menyiapkan jalur alternatif melalui Jalan Hayam Wuruk, Jalan Ir. H. Juanda, putar balik di simpang Jalan Veteran III, lalu melintasi Jalan Suryapranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Cideng Timur, Jalan K.H. Mas Mansyur, hingga Jalan Prof. Dr. Satrio sebelum kembali menuju Jalan Jenderal Sudirman.

Sementara itu, perjalanan dari Harmoni menuju Tugu Tani dapat melalui Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Pejambon, hingga Jalan M.I. Ridwan Rais.

Baca Juga :  Disdik Jakarta Siapkan 5 Langkah Cegah Kekerasan di Sekolah, Berikut Strateginya

Pengendara dari Tugu Tani menuju Harmoni diarahkan melewati Jalan M.I. Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Medan Merdeka Utara, dan Jalan Majapahit.

Adapun dari Tugu Tani menuju Tanah Abang, pengguna jalan dapat melintasi Jalan M.I. Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis, hingga Jalan Fachrudin.

Warga dari Menteng yang hendak menuju Tanah Abang dapat menggunakan Jalan Imam Bonjol, Jalan Agus Salim, Jalan K.H. Wahid Hasyim, dan Jalan K.H. Mas Mansyur. Alternatif lainnya melalui Jalan Kebon Sirih menuju Jalan Fachrudin.

Untuk kendaraan dari Semanggi menuju Harmoni, jalur yang dapat digunakan antara lain Jalan Jenderal Sudirman, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, dan Jalan Suryapranoto.

Baca Juga :  Persyaratan Lengkap, Pemkot Jaksel Akhirnya Terbitkan Izin Prinsip Pembangunan Gereja Karmel

Pilihan lain tersedia melalui Jalan Karet Pasar Baru Timur III, Jalan Karet Pasar Baru Timur 2, Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo, hingga Jalan K.H. Mas Mansyur.

Dishub juga menyiapkan rute dari Tanah Abang menuju Stasiun Gambir melalui Jalan Abdul Muis, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Medan Merdeka Selatan, dan Jalan Medan Merdeka Timur.

Sedangkan perjalanan dari Tanah Abang menuju Tugu Tani dapat ditempuh melalui Jalan Jati Baru Raya dan Jalan Kebon Sirih, atau melalui Jalan Fachrudin, Jalan K.H. Wahid Hasyim, Jalan Agus Salim, lalu Jalan Kebon Sirih.

Selain rekayasa lalu lintas, Dishub DKI menyediakan 21 kantong parkir untuk pengunjung perayaan malam puncak.

Total kapasitas yang disiapkan mencapai 8.186 sepeda motor, 12.295 mobil, serta 97 bus.

Pengunjung diminta tidak memarkir kendaraan di badan jalan agar tidak memperparah kepadatan lalu lintas di sekitar Bundaran HI dan ruas jalan sekitarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...