Aliansi.co, Jakarta –Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo melontarkan seloroh kepada para wartawan saat membahas perbaikan pendingin ruangan (AC) di Gedung Blok A Kantor Wali Kota Jakarta Selatan yang ditargetkan kembali beroperasi pada Oktober 2026.
Seloroh itu disampaikan Syafrin dalam pertemuan dan bincang bersama Wartawan Jakarta Selatan (WJS), Rabu (8/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, salah seorang wartawan awalnya menanyakan perkembangan perbaikan AC gedung yang tidak berfungsi sejak awal tahun.
Menanggapi pertanyaan itu, Syafrin menjelaskan pengadaan trafo dan panel penggerak AC saat ini telah memasuki tahap pemilihan penyedia melalui mekanisme lelang pengadaan barang dan jasa.
“AC memang saat ini dalam proses pemilihan penyedia sehingga kita harapkan mulai Agustus dilakukan pekerjaan,” kata Syafrin.
Menurut dia, setelah penyedia ditetapkan, pekerjaan fisik akan langsung dimulai dan diperkirakan berlangsung selama sekitar tiga bulan.
Karena itu, ia menargetkan sistem pendingin ruangan di Gedung Blok A dapat kembali beroperasi pada Oktober 2026.
“Tiga bulan, September-Oktober selesai sehingga AC-nya kembali aktif,” ujarnya.
Usai menyampaikan target tersebut, mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI ini kemudian berseloroh kepada para wartawan yang setiap hari meliput berbagai kegiatan di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan.
Menurutnya, setelah seharian bekerja di lapangan, para jurnalis akhirnya bisa menikmati ruangan yang sejuk saat menjalakan tugas.
“Jadi teman-teman yang dari lapangan tadinya panas-panasan lagi bekerja, dengan demikian masuk ruangan jadi adem,” katanya.
“Tapi jangan sampai lupa, berita yang diliput tidak dimuat karena saking ademnya, tetap buru-buru untuk menuntaskan,” sambung Syafrin, yang disambut tawa para wartawan.
Diketahui, sistem pendingin ruangan di Gedung Blok A Kantor Wali Kota Jakarta Selatan tidak berfungsi sejak awal Januari 2026.
Kerusakan terjadi setelah trafo listrik dan panel penggerak mesin AC terbakar pada Minggu (28/12/2025).
Akibat insiden tersebut, dua trafo listrik yang menyuplai tiga unit AC chiller mengalami kerusakan sehingga tidak dapat digunakan.
Ketiga unit chiller itu melayani sistem pendingin untuk seluruh 17 lantai Gedung Blok A Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, termasuk ruangan jurnalis yang berada di lantai 6. RBN
