Aliansi.co,Jakarta – Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo menginstruksikan Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan untuk terus mempercepat pengerukan kali dan saluran air selama musim kemarau.
Ia menegaskan langkah itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kapasitas tampung air sekaligus mengantisipasi banjir saat musim hujan tiba.
Syafrin mengatakan, periode musim kemarau yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Juli hingga Agustus menjadi waktu yang tepat untuk menggenjot berbagai pekerjaan infrastruktur pengendali banjir, termasuk pengerukan sedimentasi di kali dan saluran penghubung (PHB).
“Ya, saat ini dari Dinas SDA maupun Sudin SDA terus melakukan pengerukan terhadap kali-kali yang ada di Jakarta, khususnya di Jakarta Selatan,” kata Syafrin, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, pengerukan sedimentasi harus dilakukan secara berkelanjutan karena menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan daya tampung aliran air ketika intensitas hujan kembali meningkat.
“Dengan pengerukan itu tentu akan menambah debit air yang ditampung oleh kali. Oleh sebab itu, pengerukan menjadi salah satu upaya untuk memperbesar volume kali atau saluran pada saat puncak musim hujan. Ini yang sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Selain fokus pada pengerukan kali, Syafrin juga meminta jajarannya memanfaatkan musim kemarau untuk memperbaiki saluran penghubung (PHB) dan jaringan drainase lainnya yang selama ini menjadi titik rawan genangan.
Ia menegaskan, seluruh program pengendalian banjir yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus dimaksimalkan selama kondisi cuaca mendukung pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Tentu keseluruhan program Pak Gubernur itu menjadi prioritas yang kami tangani. Terkait penanganan banjir, kami menggunakan momentum musim panas yang puncaknya pada Juli dan Agustus sebagai waktu untuk melakukan perbaikan saluran-saluran PHB ataupun kali yang perlu dilakukan pengerukan sedimentasinya,” jelasnya.
Tak hanya itu, perbaikan tali air di sepanjang ruas jalan juga menjadi perhatian pemerintah kota.
Menurut Syafrin, kelancaran aliran air pada jaringan drainase kecil berperan penting dalam mencegah munculnya genangan saat hujan turun.
“Kita akan lakukan perbaikan dan memperlancar tali air sehingga tidak menjadi genangan di jalan,” ucapnya.
