Aliansi.co,Jakarta- Rumah warga di Jalan Karya Utama RT 012/RW 06, Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi sasaran aksi pencurian.
Pelaku menggondol laptop, telepon seluler (HP), hingga uang tunai setelah mencongkel jendela kamar belakang rumah.
Peristiwa tersebut diungkapkan Rizky Ramadhan (26), anak pemilik rumah.
Menurut Rizky, pencurian terjadi ketika dirinya sedang tidur di kamar depan.
“Kejadiannya tadi sekitar pukul 03.00 WIB. Jadi jendela belakang rumah saya dijebol,” kata Rizky dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).
Rizky mengatakan kamar belakang yang menjadi tempat penyimpanan sejumlah barang, seperti laptop dan telepon seluler, sedang tidak ditempati saat kejadian.
“Laptop dan lain-lain itu ada di kamar belakang. Saat peristiwa saya tidur di kamar depan,” ujarnya.
Saat beraksi, lanjutnya, pelaku diduga memanfaatkan akses menuju bagian belakang rumah yang sehari-hari digunakan keluarganya untuk beraktivitas.
Akses tersebut juga biasanya digunakan penyewa kios untuk membuang sampah atau menuju kamar mandi.
Menurut Rizky, akses tersebut kemungkinan tidak terkunci pada malam kejadian.
“Memang di rumah ada akses untuk ke belakang. Biasanya untuk akses pengontrak buang sampah atau ke kamar mandi. Tetapi semalam sama bapak sepertinya tidak digembok,” tuturnya.
Dari akses tersebut, pelaku kemudian menuju jendela kamar belakang.
Jendela rumah yang masih menggunakan model lama diduga memudahkan pelaku membukanya dari luar.
“Jendelanya zaman dulu, jadi kacanya cuma dikaitkan menggunakan paku saja. Dari luar gampang buka kacanya,” kata Rizky.
Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil laptop, telepon seluler, dan uang tunai.
Pelaku bahkan sempat mencoba membawa satu unit sepeda motor yang berada di ruang tamu.
Aksi tersebut diketahui setelah ayah Rizky terbangun karena mendengar suara dari arah ruang tamu.
Saat diperiksa, ayahnya melihat pelaku hendak mengeluarkan sepeda motor dari dalam rumah
“Motor juga hampir dibawa pelaku. Beruntung bapak saya bangun dan langsung melihat motor dibawa orang. Bapak langsung lari mengejar,” ujarnya.
Ayah Rizky kemudian berusaha menahan sepeda motor yang hendak dibawa pelaku sambil berteriak meminta pertolongan.
“Bapak terus menahan motor yang akan dibawa pelaku sambil berteriak, ‘Maling!’ Pelaku sempat berontak dan akhirnya lari,” katanya.
Meski gagal membawa sepeda motor, pelaku telah lebih dulu mengambil sejumlah barang dari dalam rumah.
Laptop, telepon seluler, dan uang tunai berhasil dibawa kabur.
Rizky mengatakan pelaku tidak membawa dompet miliknya yang berada di atas rak kamar belakang.
Namun, uang yang berada di dalam dompet tersebut tetap diambil.
“Dompet di atas rak tidak dibawa, tapi isinya diambil. Yang ditinggalkan cuma uang recehan,” tuturnya.
Rizky mengaku terpukul atas kejadian tersebut. Dia memastikan akan membuat laporan polisi agar aksi pencurian itu dapat ditindaklanjuti.
“Saya cukup terpukul dengan kejadian ini. Rencananya akan membuat laporan polisi,” kata Rizky.
