Aliansi.co, Jakarta – Taman di tengah trotoar Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang sempat ditutup beton hingga viral di media sosial, kini mulai dikembalikan seperti kondisi semula.
Pihak restoran yang berada di lokasi telah membongkar beton yang menutup area taman dan kembali melakukan penanaman.
Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Ahmad Safrudin mengatakan, taman tersebut kini telah kembali ditanami bunga setelah beton dibongkar.
“Sudah ditanam lagi. Dibongkar betonnya dan langsung ditanam,” kata Ahmad saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2026).
Ahmad mengatakan, pihaknya juga meminta pengelola restoran menambah tanaman agar taman kembali terlihat rimbun seperti kondisi sebelumnya.
Ia menyebut tanaman yang ditanam oleh pihak restoran di antaranya bunga kertas dan bougenville.
Ahmad menekankan penataan taman tetap menyesuaikan kondisi eksisting.
“Tanaman bunga kertas dan bougenville. Taman dan tanaman disesuaikan dengan eksisting,” ujarnya.
Selain menambah tanaman, pengelola restoran juga bertanggung jawab merawat tanaman yang telah ditanam.
Ahmad meminta penyiraman dilakukan secara rutin agar tanaman dapat tumbuh dan kembali rimbun.
“Harus dirawat, disiram. Kalau mati, harus diganti lagi,” katanya.
Menurut Ahmad, tanaman yang rimbun tidak hanya membuat kawasan trotoar terlihat lebih indah dan teduh, tetapi juga memberikan keuntungan bagi restoran yang berada di sekitar lokasi.
“Kalau rimbun juga bagus untuk tokonya,” ucapnya.
Ahmad menyebut pengelola restoran telah berjanji menambah tanaman di area taman. Saat ini, proses penataan dan penanaman bunga masih berlangsung.
“Besok kami cek lagi ke lokasi, kita pastikan ditambah lagi tanamannya,” katanya.
Selain persoalan taman, Sudin Bina Marga Jakarta Selatan juga akan menyelesaikan persoalan bollard atau tiang pembatas trotoar yang diketahui hilang di lokasi tersebut.
Pengelola restoran mengaku bollard itu hilang setelah tertabrak kendaraan yang dikemudikan seseorang dalam kondisi mabuk.
Namun, Ahmad mengatakan pengelola restoran tidak memiliki dokumentasi terkait kejadian tersebut.
Karena itu, persoalan bollard akan ditangani setelah proses penataan taman selesai.
“Setelah tanaman, lanjut bollard,” ujar Ahmad.
Sebelumnya, taman di tengah trotoar Jalan Gunawarman menjadi sorotan setelah sebagian areanya ditutup beton dan diduga dimanfaatkan sebagai akses kendaraan.
Kondisi tersebut diunggah warga dan kemudian viral di media sosial.
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal mengatakan pihaknya telah bertemu dengan pengelola restoran untuk membahas kondisi trotoar tersebut.
“Kepala Seksi saya sudah bertemu dengan mereka,” kata Rifki saat dihubungi, Selasa (25/8/2026).
Rifki menjelaskan, pihak restoran telah diminta mengembalikan sekaligus merapikan kondisi trotoar agar sesuai dengan izin yang telah diterbitkan.
