Jumat, September 4, 2026

Iming-iming Loker di Pasar Minggu Jaksel, Pelamar Malah Dipaksa Bayar Rp1,3 Juta, Polisi Turun

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Iming-iming mendapatkan pekerjaan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, justru berujung permintaan uang hingga jutaan rupiah.

Seorang pelamar mengaku diminta membayar Rp1,3 juta dengan alasan biaya seragam.

Dugaan praktik lowongan kerja (loker) fiktif tersebut mencuat setelah Badan Perwakilan Netizen (BPN) menerima sejumlah laporan dari warga yang mengaku menjadi korban.

Informasi itu kemudian viral di media sosial.

BPN menyebut sejumlah pelamar kerja dari luar daerah datang ke lokasi setelah mendapatkan informasi lowongan pekerjaan melalui media sosial.

Namun, bukannya langsung menjalani proses perekrutan, mereka disebut diminta menyetorkan sejumlah uang.

“Banyak pelamar kerja dari luar daerah datang ke lokasi dengan harapan bisa mendapatkan pekerjaan, tetapi mereka justru dipaksa menyetorkan sejumlah uang hingga jutaan rupiah dengan dalih biaya administrasi, pendaftaran, uang seragam serta pelatihan,” tulis BPN dalam keterangannya, dikutip Jumat (4/9/2026).

Baca Juga :  Hemat Gas-Hidup Sehat, Warga Jaktim Sambut Septic Tank Komunal Biogas

Salah satu pelamar bahkan mengaku datang dari Sukabumi ke Jakarta dengan membawa uang Rp500.000.

Namun, setelah tiba di lokasi, dia justru diminta membayar Rp1,3 juta untuk keperluan seragam.

“Aku jauh-jauh dari Sukabumi ke Jakarta cuma bawa Rp500.000 sampai sana dimintai uang Rp1,3 juta untuk uang seragam,” tulis seorang warganet yang melaporkan kejadian tersebut kepada BPN.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti BPN dengan mendatangi kantor yang berada di Jalan Raya Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Tes Kebugaran, Ratusan ASN Pemkot Jaksel Lari Bareng Wali Kota

Di kantor tersebut, BPN mempertanyakan mekanisme pendaftaran dan pungutan yang dibebankan kepada para pelamar kerja.

“Dafrat kerja ya diminta berapa? Polisi ini dekat kantor kalian, dekat kantor Polsek, di sana tempat penipuan,” tulis BPN dalam unggahannya.

Video viral dugaan penipuan loker tersebut ditindaklanjuti oleh polisi.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Theodorus mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat perekrutan.

Polisi juga membawa empat orang yang hendak memenuhi panggilan wawancara kerja ke Mapolsek Pasar Minggu untuk dimintai keterangan.

“Kami sudah mengumpulkan bukti-bukti di sana dan juga kemarin kami sudah membawa empat orang calon korban,” kata Theo saat ditemui wartawan di Mapolsek Pasar Minggu, Kamis (3/9/2026).

Baca Juga :  Pengamat Soroti Pembangunan RDF Rorotan: Berisiko Gagal dan Timbulkan Kerugian Negara

Menurut Theo, para calon pekerja mengetahui informasi lowongan tersebut melalui media sosial, di antaranya Instagram dan Facebook.

Mereka kemudian datang ke lokasi untuk mengikuti proses wawancara atau perekrutan.

Namun, berdasarkan keterangan awal, para calon pekerja mengaku telah menyerahkan uang kepada pihak perekrut dengan nilai mencapai jutaan rupiah.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah lowongan pekerjaan yang ditawarkan benar-benar ada dan apakah para pelamar nantinya akan disalurkan ke pekerjaan sebagaimana yang dijanjikan.

“Kalau untuk yang saat ini masih dalam proses penyelidikan, apakah dia benar-benar akan mendapatkan suatu pekerjaan ataupun tidak,” ujarnya. (Rob)

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Heboh Napi Cipinang Diduga Pesta Narkoba Sambil Joget-joget, Ditjenpas Terjunkan Timsus

Aliansi.co,Jakarta- Video yang memperlihatkan sejumlah orang diduga sedang berpesta narkoba sambil berjoget-joget di dalam sel tahanan viral di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi...

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...